Akurat

Susul RI, Vietnam Bakal Berikan Subsidi Tarif Listrik Untuk Pengisian EV

Demi Ermansyah | 12 Agustus 2024, 14:36 WIB
Susul RI, Vietnam Bakal Berikan Subsidi Tarif Listrik Untuk Pengisian EV

AKURAT.CO Promosi energi baru terbarukan (EBT) nampaknya menjadi program prioritas setiap negara, tak hanya Indonesia, negara tetangganya, Vietnam pun dikabarkan juga akan memberikan subsidi pada tarif listrik khususnya untuk stasiun pengisian kendaraan listrik (EV).

Tentunya hal ini dilakukan oleh Vietnam sebagai bagian dari langkah konkrit untuk mempromosikan penggunaan EV dan memenuhi komitmen transisi energinya. Dilansir Reuters, Pemerintahan Vietnam menegaskan bahwa paket subsidi ini masih dalam tahap perencanaan dan pengembangan. Tentunya hal ini sejalan dengan visi misi Vietnam yang mendukung netralitas karbon pada tahun 2050 sejalan dengan komitmen negara-negara maju lainnya.

"Paket subsidi ini akan diajukan kepada pemerintah pusat untuk persetujuan pada pertengahan September. Sebagai negara Asia Tenggara yang merupakan asal dari pembuat EV, VinFast, Vietnam menargetkan netralitas karbon pada tahun 2050, sejalan dengan komitmen negara-negara maju lainnya," tulis keterangan pemerintah, dilansir Reuters, Senin (12/8/2024).

Baca Juga: Budi Daya Lobster Kerja Sama Vietnam Sumbang PNBP Rp3,6 Miliar

Seperti yang diketahui, saat ini Vietnam memiliki lebih dari 150.000 stasiun pengisian daya EV, yang sebagian besar dimiliki dan dioperasikan oleh VinFast. "Transisi menuju energi hijau adalah langkah penting dan mendesak dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan serta memenuhi komitmen internasional Vietnam," lanjut statement pemerintah.

Tak hanya itu saja, otoritas Vietnam juga mengusulkan insentif untuk produksi dan impor EV, serta memberikan dukungan kepada pengguna yang beralih dari mobil berbahan bakar fosil ke EV, menurut pernyataan itu.

Selain itu, Vietnam akan memastikan bahwa semua area perkotaan memiliki sistem pengisian daya kendaraan listrik publik, dengan standar teknis yang seragam untuk stasiun-stasiun ini diharapkan keluar pada akhir bulan ini.

Sebelumnya, negara tersebut juga telah memperkenalkan kebijakan yang membebaskan biaya pendaftaran dan mengurangi pajak konsumsi khusus untuk kendaraan listrik baru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.