Akurat Logo

Asetnya Bakal Dipakai Eropa Untuk Bantu Ukraina, Rusia: Rasakan Sepenuhnya Balasan Kami

Demi Ermansyah | 24 Mei 2024, 17:08 WIB
Asetnya Bakal Dipakai Eropa Untuk Bantu Ukraina, Rusia: Rasakan Sepenuhnya Balasan Kami

AKURAT.CO Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menegaskan bahwa Uni Eropa akan merasakan sepenuhnya balasan dari Rusia atas pembekuan pendapatan aset-aset milik Rusia sebagai upaya membantu Ukraina dalam perang.

Dilansir Reuters, pernyataan tersebut merespons pemerintah Belgia yang mengatakan bahwa negara-negara Uni Eropa secara resmi akan mengadopsi rencana untuk menggunakan keuntungan dari aset bank sentral Rusia yang dibekukan di UE untuk mendukung pertahanan Ukraina. Rusia menganggap tindakan tersebut ilegal dan merusak keseluruhan pondasi sistem keuangan global.

"Kita sedang membicarakan upaya lain untuk melegitimasi pencurian di tingkat negara bagian," ujar Zakharova kepada wartawan. Dia menambahkan bahwa Uni Eropa telah membuktikan dirinya tidak dapat dianggap sebagai yurisdiksi yang dapat diandalkan bagi investor.

Baca Juga: Indonesia Bahas Larangan Ekspor Produk Kelapa dengan Rusia

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan bahwa aset-aset Rusia yang dibekukan dapat menjadi sumber dukungan potensial bagi Ukraina hingga tahun 2025 dan seterusnya. 

Bahkan negara-negara G7 dikabarkan telah berdiskusi selama berminggu-minggu tentang cara terbaik untuk memanfaatkan aset keuangan Rusia senilai USD300 miliar, seperti mata uang utama dan obligasi pemerintah, yang dibekukan tak lama setelah Moskow menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Amerika Serikat sedang mencari cara untuk meningkatkan pendapatan masa depan dari aset-aset tersebut, baik melalui penerbitan obligasi atau memberikan pinjaman kepada Ukraina, yang menurut mereka bisa menyediakan sebanyak USD50 miliar dalam waktu dekat.

Oleh karena itu Rusia mengancam akan melakukan pembalasan selama berminggu-minggu, meskipun begitu, opsi Moskow tersebut masih terbatas terkait aset negara dan bentuk balasan yang mungkin dilakukan masih tidak jelas. 
 
Kemampuan Rusia untuk melakukan pembalasan atas penyitaan aset-asetnya yang dibekukan telah melemah karena berkurangnya investasi asing, namun Rusia mungkin akan mengincar uang tunai investor swasta.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.