Akurat

ULN Februari 2024 Naik Tipis ke USD407,3 M

Silvia Nur Fajri | 19 April 2024, 16:18 WIB
ULN Februari 2024 Naik Tipis ke USD407,3 M

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada bulan Februari 2024 mencapai USD407,3 miliar, naik tipis sebesar 0,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut, menurut Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, terutama berasal dari sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral.

"Perkembangan ULN tersebut terutama disebabkan oleh penarikan pinjaman luar negeri, khususnya pinjaman multilateral, untuk mendukung pembiayaan beberapa program dan proyek pemerintah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga: ULN RI November 2023 Nanjak Jadi USD400,9 Miliar

Dirinci, ULN pemerintah pada Februari 2024 mencapai USD194,8 miliar, menandai pertumbuhan sebesar 1,3% (yoy). Erwin menjelaskan bahwa pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung upaya Pemerintah dalam pembiayaan sektor produktif serta belanja prioritas.

"Posisi ULN pemerintah tetap dikelola secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel," imbuhnya.

Namun, BI juga melaporkan bahwa ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,3% (yoy) pada Februari 2024.

Erwin menekankan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, dengan rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 29,5%.

"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN," katanya.

Peran ULN diharapkan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.