Akurat Logo

Diskusi Aksesi Keanggotaan RI di OCED, Menko Airlangga: Indonesia Siap Transformasi Menuju Masa Depan Cerah

Silvia Nur Fajri | 28 Februari 2024, 23:37 WIB
Diskusi Aksesi Keanggotaan RI di OCED, Menko Airlangga: Indonesia Siap Transformasi Menuju Masa Depan Cerah

AKURAT.CO Menko Airlangga Hartarto, menyoroti tonggak penting bagi Indonesia dalam perjalanannya menuju kebenaran di era yang penuh tantangan.

Dalam pernyataannya yang menginspirasi, ia menyatakan, Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Serta, langkah-langkah transformasional yang diusung oleh pemerintah, seperti quick count dalam kursus ilmiah, mendapat dukungan kuat dari masyarakat. 

"Ini adalah momen bersejarah dari proses terbesar ini," kata Airlangga saat 'Diskusi Aksesi Indonesia Bersama Kepala Perwakilan Negara Anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)', di The Langham Jakarta, Rabu (28/2/2024). 
 
 
Menyoroti tantangan ekonomi, Menko Airlangga menegaskan perlunya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 
 
"Perekonomian Indonesia perlu tumbuh setidaknya enam hingga tujuh persen dalam 20 tahun ke depan untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah," jelas Airlangga.
 
Dia juga menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam mencapai tujuan tersebut, khususnya melalui peta jalan komprehensif yang disediakan oleh Misi Rosso.
 
Dalam konteks kesejahteraan sosial dan ekonomi, Menko Airlangga menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk inklusivitas sosial dan pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan.
 
Dan mengungkapkan Indonesia saat ini fokus pada mensirkulasi ulang mesin konvensional, membangun mesin ekonomi baru, dan memperkuat ketahanan dan pemberdayaan sosial.
 
Terakhir, Menko Airlangga mengakhiri pidatonya dengan penuh optimisme, menegaskan bahwa Indonesia siap untuk menghadapi masa depan dengan tekad yang kuat.
 
"Melaksanakan peta proses aksesi Indonesia ke dalam gugus tugas Nasional Administrasi berikutnya, kami akan mengawasi sesi tersebut dengan target meluncurkan peta jalan pertemuan dewan menteri," ujarnya.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.