APBN 2024, Pemerintah Jangan Hanya Pikirkan Mobil Listrik

AKURAT.CO PDIP meminta pemerintah tidak hanya fokus pada intervensi mobil listrik, dalam memanfaatkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Pemerintah diminta untuk memikirkan pada sektor-sektor ekonomi kerakyatan.
Fraksi PDIP dalam pemandangan umum terhadap keterangan pemerintah atas RUU tentang RAPBN tahun 2024, yang disampaikan pada rapat paripurna, Selasa (22/8/2023), mengakui pemerintah perlu melakukan intervensi kebijakan untuk mendorong perekonomian negara. Namun intervensi juga dibutuhkan pada sektor-sektor perekonomian yang berhubungan langsung dengan rakyat.
"Pertumbuhan ekonomi pada sektor ekonomi negara tersebut membutuhkan intervensi pemerintah, intervensi pemerintah jangan hanya pada mobil listrik saja, akan tetapi juga pada sektor-sektor ekonomi kerakyatan lainnya," kata anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP, Sihar PH Sitorus, membacakan pemandangan umum, dalam rapat paripurna, di Gedung DPR, Jakarta.
PDIP meminta pemerintah melakukan intervensi kebijakan yang bertujuan untuk menopang konsumsi rumah tangga dan meningkatkan produktivitas nasional. Intervensi ini bisa dilakukan melalui program-program di kementerian/lembaga.
Fraksi PDIP juga meminta agar pemanfaatan APBN 2024 dapat mewujudkan perubahan secara fundamental dari setiap kementerian/lembaga.
"Dalam APBN 2024, pemerintah harus dapat menjalankan perubahan-perubahan yang fundamental di setiap kementerian lembaga pemerintahan yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia


