AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah terus mengakselerasi penciptaan talenta digital baru dan pengembangan ekonomi berbasis digital.
“Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah guna mempercepat penciptaan talenta digital baru dan pengembangan ekonomi berbasis digital telah dilaksanakan melalui peningkatan infrastruktur digital, pelatihan, penerbitan regulasi, penyediaan ekosistem UMKM, serta penyediaan pembiayaan,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (30/1/2022).
Dilansir dari Antara, Airlangga menyampaikan pengembangan ekonomi digital di Indonesia saat ini masih menjadi tantangan. Kebutuhan akan infrastruktur, sumber daya manusia, literasi digital, regulasi dan pola pikir menjadi sangat penting bagi Indonesia guna meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam rangka membangun ekonomi digital yang kuat.
Pada tahun 2022, adopsi teknologi diperkirakan akan berkembang pesat dan transformasi industri selanjutnya akan mengarah kepada “Society 5.0 atau Society of intelligence” dimana ruang fisik dan dunia siber akan terintegrasi dengan kuat. Booming teknologi baru seperti Metaverse, Blockchain, NFT, dan Web 3.0 juga akan menjadi tren baru di setiap lini kehidupan masyarakat.
“Oleh karena itu, generasi muda di negara kita harus sudah mulai bersiap untuk mulai menguasai berbagai keterampilan yang diperlukan di bidang-bidang ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Airlangga menyampaikan bahwa akselerasi dalam peningkatan kualitas SDM tentunya memerlukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Maka konsep pembangunan pentahelix di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi perguruan tinggi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan menjadi kunci.
Mengingat pentingnya SDM sebagai modal utama pembangunan nasional, pemerintah juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui APBN 2022, yakni dengan menyediakan anggaran pendidikan yang mencapai Rp542,8 triliun.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





