Tiga Hal ini Jadikan Kanada Pelopor 'Artificial Inteligence' Terdepan

AKURAT.CO, Usaha bisnis maupun negara kini banyak yang mengandalkan kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) untuk meningkatkan produktivitas. Di awal Februari, Cina mulai melengkapi satuan kepolisiannya dengan kacamata rekognisi-wajah, yakni teknologi kacamata dengan kamera yang terhubung dengan database kepolisian. Kacamata tersebut digunakan untuk membantu polisi melacak penjahat, atau siapa pun yang menjadi target sasaran Kepolisian Cina.
Dilansir dari laman Forbes, Rabu (14/3), ranah bisnis yang menggunakan AI dalam aktivitasnya, percaya akan ada inovasi besar-besaran AI lima tahun kedepan. Investasi dibidang AI kemudian semakin diminati, itulah mengapa kini Kanada, dengan sejarah panjang pengalaman di bidang AI, melakukan investasi besar-besaran di bidang ini sekaligus mempermudah peraturan imigrasi untuk menarik insinyur terbaik mengembangkan sekter tersebut di Kanada.
Selain itu, Kanada juga memiliki keunggulan lain dalam menunjang bisnis bidang AI. Pertama, dengan kurangnya talenta-talenta di bidang AI, berbagai perusahaan dan negara berisi mencari insinyur dengan pendidikan setingkat Ph.D., dan Kanada memiliki stok insinyur kualifikasi tersebut. Universitas-universitas di Toronto, Waterloo, Montreal dan Edmonston telah berinvestasi besar-besaran dalam penelitian AI.
Kedua, Kanada juga memiliki banyak data. Sistem yang didanai publik dalam layanan kesehatan, energi, dan transit telah menciptakan kumpulan data yang besar. Kumpulan data ini merupakan tambang emas bagi pengembang AI, bukan hanya banyaknya data tetapi keragaman data tersebut.
Contohnya, performa perangkat lunak pengenal wajah masih sulit mengenali wajah diluar ras kulit putih. Untuk mengurangi kelemahan itu, kumpulan data yang merepresentasikan keragaman populasi diperlukan. Sebagai negara imigran, Kanada juga memiliki data tersebut.
Ketiga, perusahaan Kanada sadar bahwa talenta dari universitas sangat dibutuhkan dalam bisnis ini. Untuk itu, mereka melakukan kerjasama dengan universitas yang memungkinkan peneliti berfokus pada bidang akademis dan industri AI.
The Royal Bank of Canada, menginisiasi Borealis AI, yakni sebuah subsidiari yang memberikan kesempatan bagi stafnya berkolaborasi dengan penelitian universitas tertentu.
Pentingnya lagi, kolaborasi ini dapat memastikan insinyur terbaik dapat berpartisipasi dalam penelitian yang kemudian akan berguna bagi pengembangan AI dalam perusahaan. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





