Akurat Logo

Harga Barang-barang di AS Ini Bakal Terkerek Tarif Trump

Demi Ermansyah | 3 Februari 2025, 13:03 WIB
Harga Barang-barang di AS Ini Bakal Terkerek Tarif Trump

AKURAT.CO Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump kembali mengeluarkan kebijakan tarif baru yang diprediksi bakal berdampak besar pada dompet masyarakat Amerika. 

Dimana dengan pengenaan tarif impor sebesar 25% untuk barang dari Kanada dan Meksiko, serta 10% untuk produk dari China, harga barang kebutuhan sehari-hari diperkirakan akan meroket.  
 
Mengutip Bloomberg, Senin (3/2/2025), para ekonom memperingatkan bahwa perusahaan-perusahaan yang bergantung pada impor akan menaikkan harga produk mereka untuk menutupi biaya tambahan. 
 
 
Sebab, apabila seluruh beban tarif ini jatuh ke tangan konsumen, maka satu keluarga di AS bisa mengalami kenaikan pengeluaran sekitar USD3.242 per tahun, menurut perhitungan ING.  
 
Salah satu sektor yang paling terdampak adalah pertama, industri pangan. Meksiko menyuplai 50% sayuran dan 40% buah-buahan yang dikonsumsi di AS, termasuk 90% alpukat serta sebagian besar paprika, mentimun, dan labu kuning.
 
Dengan tarif baru, harga produk-produk ini kemungkinan besar naik drastis.  
 
Kemudian barang kedua yang terkena dampaknya yakni minuman beralkohol. Sebab sekitar 80% bir impor dan 50% minuman keras seperti tequila dan mezcal di AS berasal dari Meksiko. Dengan adanya tarif ini, harga minuman tersebut bisa meningkat tajam di pasaran.  
 
Ketiga, di sisi lainnya, China merupakan pemasok utama pakaian untuk pasar AS, dengan kontribusi 30% dari total impor tekstil. Beberapa merek terkenal seperti Aritzia Inc dan Tommy Bahama diperkirakan akan menaikkan harga produknya hingga 2%.  
 
Selain itu, keempat, tarif baru juga berpotensi membuat harga barang elektronik seperti ponsel, komputer, dan mainan ikut melonjak, karena banyak komponen elektronik yang masih diimpor dari China.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.