Akurat Logo

Stabilitas Pasar Tenaga Kerja dan Inflasi AS

Demi Ermansyah | 9 Januari 2025, 13:46 WIB
Stabilitas Pasar Tenaga Kerja dan Inflasi AS

AKURAT.CO Meski pasar tenaga kerja di AS menunjukkan stabilitas, tantangan terhadap inflasi masih menjadi perhatian utama Federal Reserve (The Fed).

Merespon hal tersebut Gubernur Federal Reserve Bank of Atlanta, Raphael Bostic, menilai bahwa kondisi ini memerlukan pendekatan kebijakan yang terukur dan berbasis data.  
 
“Pasar tenaga kerja stabil, dan inflasi sedang menuju target 2%. Tapi, kita tidak bisa lengah karena fluktuasi tetap ada,” ucapnya melalui lansiran Bloomberg, Kamis (9/1/2025).
 
 
Ia menjelaskan bahwa tekanan harga mulai mereda, tapi perjalanan menuju target inflasi 2% masih panjang. Bahkan, ada kemungkinan inflasi tampak stagnan atau meningkat pada periode tertentu.  
 
Langkah The Fed untuk memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut pada akhir tahun lalu dinilai Bostic sebagai langkah strategis. 
 
Namun, ia mengingatkan agar pemangkasan suku bunga berikutnya dilakukan dengan hati-hati. Proyeksi terbaru menunjukkan hanya akan ada dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 0,25% pada tahun ini.  
 
Sebelumnya, Gubernur The Fed, Jerome Powell, juga menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu perkembangan inflasi lebih lanjut sebelum mengambil langkah berikutnya. 
 
“Yang penting, kita terus fokus pada data dan sinyal ekonomi. Ini bukan tentang bertindak cepat, tapi bertindak tepat,” tegas Bostic.  
 
Dengan kondisi pasar tenaga kerja yang stabil dan inflasi yang bergerak ke arah yang diinginkan, The Fed diharapkan dapat menjaga keseimbangan kebijakan untuk memastikan stabilitas ekonomi jangka panjang.  
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.