Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III-2024 Melambat ke 4,95 Persen

AKURAT.CO Perekonomian Indonesia atau Produk Domestik Bruto tumbuh 4,95% secara tahunan pada kuartal III-2024, melambat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,05%, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS).
Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan nilai (PDB) atas dasar harga berlaku kuartal III-2024 mencapai Rp5.638,9 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.279,6 triliun.
"Ekonomi Indonesia kuartal III-2024 terhadap kuartal sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 1,5 persen (q-to-q)," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/11/2024).
Baca Juga: Prabowo Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Begini Saran Bos BRI
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 6,06%. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,44%.
Secara tahunan, PDB RI tumbuh sebesar 4,95% (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,95%. Sementara dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,69%.
Sampai dengan kuartal III-2024, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,03% (c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,29%. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen PK-LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,10%.
Secara spasial, perekonomian Indonesia pada kuartal III-2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencatat pertumbuhan (y-on-y) yang stabil. Kelompok provinsi di Pulau Jawa masih menjadi penyumbang ekonomi terbesar dengan peranan sebesar 56,84% dari PDB nasional dan mencatat pertumbuhan sebesar 4,92% (y-on-y).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









