Penurunan Kelas Menengah dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

AKURAT.CO Jumlah penduduk kelas menengah yang berkurang selama era Jokowi menggambarkan dinamika sosial-ekonomi yang kompleks di Indonesia. Berdasarkan kriteria yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan merujuk pada standar Bank Dunia, terdapat pengurangan sebesar 9,48 juta orang dari golongan kelas menengah, yakni dari 57,33 juta orang pada tahun 2019 menjadi 47,85 juta orang pada 2024.
Namun, tambahnya, ketika jumlah kelas menengah mengalami penurunan, dampak yang timbul bersifat multidimensional. Berkurangnya jumlah kelas menengah bukan hanya mengindikasikan adanya permasalahan dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperburuk ketahanan ekonomi nasional.
Salah satu ambisi besar pemerintahan Jokowi, ucapnya kembali, yakni mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Namun, dengan berkurangnya kelas menengah, target ini menjadi semakin sulit untuk dicapai.
"Konsumsi domestik yang melemah berarti bahwa dorongan terbesar bagi pertumbuhan ekonomi, yaitu konsumsi rumah tangga, akan kehilangan kekuatannya. Investasi skala kecil dan menengah, yang sering kali bergantung pada konsumsi domestik, juga akan terpengaruh, memperburuk kondisi ekonomi," tegasnya.
Bagi pemerintah, menciptakan strategi untuk menghidupkan kembali kelas menengah adalah tantangan besar. Kebijakan-kebijakan yang pro-kelas menengah, seperti peningkatan akses pendidikan, peluang kerja yang lebih baik, dan pemberdayaan ekonomi melalui sektor usaha kecil dan menengah, harus menjadi prioritas utama untuk mengatasi masalah ini.
"Dengan demikian, untuk menghindari dampak yang lebih buruk, diperlukan kebijakan ekonomi yang fokus pada penguatan kelas menengah, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta memperluas kesempatan ekonomi bagi kelompok rentan. Tanpa langkah strategis yang konkret, perekonomian Indonesia akan semakin terjebak dalam ketidakstabilan dan ketidakpastian di masa mendatang," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit









