Tingkatkan Penerimaan Negara, Begini Rekomendasi Thomas Djiwandono

AKURAT.CO Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono menegaskan bahwa rencana kerja untuk pengelolaan penerimaan negara di tahun 2025 bertujuan agar penerimaan negara bisa lebih optimal.
Program ini akan dijalankan dengan lima kegiatan utama yakni pelayanan, edukasi, komunikasi, pengawasan dan penegakan hukum, memperluas penerimaan negara, penanganan keberatan atau banding, serta perumusan kebijakan administratif.
"Dengan satu tujuan utamanya yakni agar target pendapatan negara yang terus naik setiap tahunnya bisa tercapai. Dalam RAPBN 2025, target pendapatan negara mencapai Rp3.005,1 triliun atau 12,32 persen dari PDB, dengan rasio biaya pemungutan yang tetap rendah, di bawah 1 persen selama 3 tahun terakhir," ucapnya pada saat rapat kerja bersama komisi XI DPR dikutip Jumat (13/9/2024).
Baca Juga: Sinergi Sri Mulyani-Thomas Djiwandono Optimalkan Penerimaan Negara
Lebih lanjut Thomas juga menekankan bahwa untuk mencapai target ini, Kementerian Keuangan harus berupaya ekstra dengan dukungan sumber daya yang cukup.
Sedangkan untuk sektor pajak, optimalisasi dilakukan dengan memperkuat sistem coretax, menerapkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, dan mendukung digitalisasi serta perpajakan global. Selain itu, ada juga insentif fiskal untuk percepatan investasi, serta kerjasama audit, analisis, dan penegakan hukum.
Di bidang kepabeanan dan cukai, optimalisasi dilakukan dengan memperkuat CEIS, menyesuaikan klasifikasi barang, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan layanan ekspor.
Sedangkan untuk pendapatan negara bukan pajak (PNBP), langkah-langkah optimalisasi mencakup reformasi pengelolaan SDA dan BMN, pengembangan sistem otomatis, dan penyempurnaan regulasi terkait PNBP berdasarkan UU No. 8 Tahun 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian








