Akurat Logo

Ekspor Gas Rusia ke Eropa Naik 24 Persen di Tengah Konflik dengan Ukraina

Demi Ermansyah | 17 Juli 2024, 13:03 WIB
Ekspor Gas Rusia ke Eropa Naik 24 Persen di Tengah Konflik dengan Ukraina

AKURAT.CO Ekspor gas alam Rusia melalui jalur pipa gasnya ke negara-negara Uni Eropa meningkat 24% secara tahunan pada paruh pertama tahun ini. Dimana menurut laporan dari Forum Negara Pengekspor Gas (Gas Exporting Countries Forum/GECF) yang dikutip Reuters, tidak memberikan detail volume ekspornya.

Seperti diketahui, Rusia merupakan anggota GECF, yang kadang-kadang disebut sebagai OPEC-nya gas karena menguasai lebih dari dua pertiga cadangan gas alam dunia. Lebih lanjut GECF menyatakan bahwa impor gas pipa oleh Uni Eropa dari Rusia dan Azerbaijan lebih tinggi setiap bulan pada tahun 2024 dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2023.
 
Ekspor gas pipa Rusia ke Eropa mencapai titik terendah pasca-Soviet tahun lalu setelah hubungan Moskow dengan negara-negara Barat memburuk akibat konflik di Ukraina, yang menurunkan ekspor menjadi sekitar 63,8 miliar meter kubik (bcm) pada tahun 2022. Volume ini kemudian turun 55,6% menjadi 28,3 bcm tahun lalu.
 
Pada puncaknya pada tahun 2018-2019, aliran gas tahunan ke wilayah ini mencapai antara 175 bcm dan 180 bcm. 
 
 
Menurut perhitungan Reuters, pasokan gas harian dari Gazprom ke Eropa meningkat hampir 23% pada bulan Juni dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 81,8 juta meter kubik, meningkat dari posisi terendah pasca-Soviet tahun lalu. Namun, angka tersebut turun 8,6% dari pengiriman bulan Mei.
 
Pasokan gas pipa Rusia telah diawasi ketat akhir-akhir ini karena perjanjian transit gas lima tahun antara Moskow dan Ukraina akan berakhir setelah 31 Desember. 
 
Sementara Rusia telah menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan transit, Ukraina menegaskan tidak akan memperbarui perjanjian tersebut dengan Moskow.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.