AKURAT.CO Dewan Perwakilan Rakyat Komisi XI beberapa waktu lalu kembali menggelar Rapat Kerja Bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Di mana dalam rapat kerja tersebut Anggota Komisi XI mempertanyakan mengapa banyak sekali BUMN-BUMN yang perlu dinonaktifkan.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie meminta kepada Srimul untuk memaparkan siapa saja BUMN-BUMN yang perlu mendapat perhatian.
"Nah kami dari komisi XI sudah ada nih klaster-klasternya, apakah daftar BUMN yang masuk klaster sudah tersedia?" tanyanya di Ruang Rapat DPR RI di Jakarta, Senin (1/7/2024).
Senada dengan Dolfie, Anggota Komisi XI, Andreas Eddy Susetyo menegaskan kepada Menkeu untuk menyebut BUMN-BUMN mana saja yang bermasalah. Sebab, lanjut Andreas, hal tersebut bisa diperdalam lebih lanjut oleh Komisi XI.
"Memang ini on process, tapi bisa nggak indikasinya itu diberikan untuk PMN yang mau kita dalami. Setidaknya kita tahu, karena ada beberapa BUMN yang terus terang saja, udah masuk ke PPA bahkan mau ditutup, tapi masih diajukan PMN. Kita pengen tau proses internalnya itu karena kalau rencananya mau ditutup kenapa masih diberikan PMN walaupun sifatnya non tunai," ungkapnya.
Kemudian, Anggota Komisi XI lainnya, Susi Marleny Bachsin mendesak kepada Sri Mulyani untuk membeberkan nama-nama BUMN itu.
"Mungkin yang dimaksud teman-teman supaya ini masuk Bu, yang mana apakah kuadran 1 kuadran 2 supaya kita tau pengklasterannya ketika kita membuka pembahasan akan lebih mudah kita dalam mendalami kenapa mengapa mereka membutuhkan PMN apakah masuk dalam kuadran 1 dan sebagainya," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









