AKURAT.CO Indonesia dan Uni Eropa beberapa waktu lalu berhasil menyelesaikan putaran ke-18 Perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Di mana perundingan ini berjalan dengan baik dan berhasil mencapai banyak kemajuan, kedua pihak menunjukan adanya fleksibilitas dan pragmatisme untuk mengeraj target penyelesaian perundingan pada tahun 2024 sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan Presiden Komisi Eropa.
Merespon pertemuan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekonomi), Edi Prio Pambudi memaparkan bahwa hingga putaran ke-18 ini sudah ada 11 isu yang berhasil disepakati.
"Di antaranya adalah kerja sama ekonomi dan peningkatan kapasitas, hambatan teknis perdagangan, penyelesaian sengketa, ketentuan kelembagaan dan final, serta sistem pangan berkelanjutan," ucapnya pada saat Update Kerjasama Internasional bersama Media di Jakarta, Kamis (30/5/2024).
Usut punya usut, penyelesaian perundingan tersebut mengikuti kesepakatan sebelumnya mengenai usaha kecil dan menengah, pengamanan perdagangan, transparansi, cukai dan fasilitasi perdagangan, praktik penyusunan regulasi, serta sanitari dan fitosanitari. "Banyak hal yang sudah diselesaikan yang kemarin masih menggantung. Tapi masih ada juga yang nanti mesti sisanya ada 10 isu," ucapnya kembali.
Di antaranya adalah perdagangan barang, investasi, dan energi serta bahan baku. Putaran ke-19 direncanakan akan berlangsung dari 1 Juli hingga 5 Juli 2024 di Indonesia.
Usut punya usut, penyelesaian perundingan tersebut mengikuti kesepakatan sebelumnya mengenai usaha kecil dan menengah, pengamanan perdagangan, transparansi, cukai dan fasilitasi perdagangan, praktik penyusunan regulasi, serta sanitari dan fitosanitari. "Banyak hal yang sudah diselesaikan yang kemarin masih menggantung. Tapi masih ada juga yang nanti mesti sisanya ada 10 isu," ucapnya kembali.
Di antaranya adalah perdagangan barang, investasi, dan energi serta bahan baku. Putaran ke-19 direncanakan akan berlangsung dari 1 Juli hingga 5 Juli 2024 di Indonesia.
Sebagai informasi, perundingan IEU-CEPA bertujuan untuk membuka perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa, yang keduanya akan diuntungkan secara ekonomi melalui peningkatan PDB riil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara










