Perputaran Uang Mudik Lebaran 2024 Ditaksir Tembus Rp384 T

AKURAT.CO Diperkirakan musim mudik Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan animo yang signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Antusiasme ini diyakini akan memberikan dampak positif pada perputaran ekonomi di dalam negeri.
Menurut Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ahmed Zaki Iskandar, musim mudik Lebaran 2024 diprediksi akan lebih bergairah dibandingkan tahun sebelumnya, yang diyakini akan berdampak positif pada perputaran roda perekonomian.
Diperkirakan sekitar 193 juta orang akan melakukan pergerakan pada mudik Lebaran tahun ini, dengan proyeksi pergerakan ekonomi mencapai sekitar Rp384 triliun.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2024, Seperempat Pendapatan Masyarakat Mengucur ke Daerah
"Artinya dalam kurun waktu selama liburan panjang lebaran, katakanlah per kepala mereka spend Rp2 juta selama musim mudik, ada potensi sekitar Rp384 triliun yang menggerakkan perekonomian di Indonesia pada mudik lebaran," ungkap dia dalam keterangan tertulis, Senin (8/4/2024).
Kemudian, dukungan terhadap pergerakan ekonomi selama libur Lebaran oleh pemerintah juga nampak dari ketersediaan transportasi umum dan infrastruktur pendukung yang memadai. Faktor ini meliputi ketersediaan bus, kereta api, dan pesawat terbang, serta jaringan jalan yang luas dan terhubung dengan baik di berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, dan pulau lainnya.
Selanjutnya, ia juga menyoroti bahwa pergerakan masyarakat tidak hanya terbatas pada mudik, namun juga termasuk aktivitas wisata dan kunjungan ke daerah lain. Hal ini diyakini akan memicu minat masyarakat dalam sektor food and beverage, sektor hotel, dan sektor wisata.
"Ini membuat masyarakat berkeinginan untuk melakukan pergerakan, bukan saja mudik, tapi juga bertamasya dan berkunjung ke daerah lain. Misalnya melalui sektor food and beverage, sektor hotel, wisata," jelasnya.
Perputaran uang yang terjadi selama musim mudik Lebaran diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi momentum pembenahan sektor ekonomi daerah pasca pandemi Covid-19.
Meskipun terjadi kenaikan harga tiket transportasi umum selama musim mudik, namun diperkirakan hal ini tidak akan berdampak besar terhadap inflasi, karena akan tertutupi dengan masifnya pergerakan dan pengeluaran masyarakat selama libur Lebaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya
- 10Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa








