Wamenkeu: Pemerintah Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia

AKURAT.CO - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan bahwa hilirisasi dan Sustainabilitas menjadi perhatian ke depan untuk menuju ekonomi hijau Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Wamenkeu pada Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) yang diselenggarakan di Bengkul pada Jumat 15 September 2023.
“Hilirisasi akan menjadi transformasi ekonomi Indonesia, tonggak utamanya adalah Sumber Daya Alam (SDA) kita. Tidak ada negara lain yang memiliki sumber daya alam yang sekomplit Indonesia,” kata Wamenkeu Suahasil dikutip Sabtu (16/9/2023).
Baca Juga: Studi BCG Dan AC Ventures: Potensi Ekonomi Hijau RI Capai USD399,5 Miliar Di 2030
Wamenkeu menambahkan, bahwa hilirisasi bukan tentang pelarangan ekspor, tapi salah satu wujud untuk mengolah SDA lebih lanjut di dalam negeri sehingga mampu menciptakan nilai tambah nasional.
Sementara, dari sisi sustanibilitas Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dalam bentuk National Determinde Contribution (NDC), dimana Indonesia telah berkontribusi secara global untuk mengurangi emisi CO2 dengan target pengurangan 31,89% dengan usaha sendiri hingga 43,2% melalui dukungan internasional pada tahun 2030.
Saat ini pemerintah telah menjalankan pajak karbon yang berfungsi untuk memberikan alternatif kepada dunia usaha guna mengurangi emisi karbon, yang bukan hanya untuk mencari penerimaan negara.
“Kita membuat pajak karbon, tapi fungsinya bukan untuk cari penerimaan, tapi untuk memberikan alternatif kepada dunia usaha supaya bisa memenuhi Net Zero Emission (NZE),” ucap Wamenkeu.
Pajak karbon sendiri, merupakan salah satu instrumen yang disiapkan oleh pemerintah untuk mencapai target NDC 2030 dan NZE pada tahun 2060.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








