IMF Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi ASEAN 4,9 Persen Di 2023

AKURAT.CO - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi menyampaikan bahwa Presiden Bank Dunia, Ajay Banga dan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Geogieva memuji ketahanan ekonomi ASEAN di tengah melambatnya ekonomi global.
Perlambatan ekonomi global tersebut, diakibatkan adanya pandemi dan perang hingga tensi geopolitik yang sedang berlangsung.
“IMF antara lain menyampaikan bahwa ekonomi global melambat karena pandemi dan juga karena perang, tumbuh hanya 3 persen, tumbuh hanya 3 persen yang terendah dalam satu dekade dibanding sebelum pandemi. Namun, dilihat ASEAN pertumbuhannya tetap tinggi, proyeksinya 4,9 persen,” Kata Retno dikutip Rabu (6/9/2023).
Baca Juga: Atasi Tantangan Ekonomi, ASEAN Berkomitmen Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia
Sebelumnya, IMF telah menyebut bahwa ASEAN merupakan titik terang di tengah situasi dunia yang tidak menentu dan ASEAN berkontribusi 10% dari pertumbuhan ekonomi global. IMF juga memberikan beberapa saran untuk ASEAN.
“ASEAN dapat menjadi contoh dari kerja sama global. Beberapa saran IMF antara lain adalah investasi di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur digital,” ucap Retno.
Retno menambahkan, Bank Dunia juga memberikan beberapa saran yang hampir sama, diantaranya agar ASEAN investasi di reformasi struktural, Sumber Daya Manusia (SDM), ekonomi berkelanjutan, dan juga digitalisasi.
Kemudian, Sekjen ASEAN juga melaporkan mengenai perdagangan ASEAN yang tumbuh 14,9% mencapai USD3,9 triliun, penanaman modal asing atau Foreign Direct Investment (FDI) yang mencapai USD222 miliar serta perdagangan intra-ASEEAN yang terus meningkat.
“Ini membuktikan bahwa ASEAN memiliki potensi ekonomi yang besar. Perdagangan intra-ASEAN naik 22,3 persen yang menunjukkan hubungan dagang internal ASEAN menjadi semakin solid,” ungkap Retno.
Sebagai tambahan, Hal ini sampaikan saat mengikuti Sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pada Selasa (5/9/2023).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







