Xi Jinping Presiden China 3 Periode, Pertumbuhan Ekonomi China Naik 3,9 Persen

AKURAT.CO Pertumbuhan Ekonomi China meroket pasca pengangkatan Xi Jinping kembali menjadi Presiden, dimana Pendapatan Domestik Bruto (PDB) China tumbuh 3,9 persen di kuartal III tahun 2022 (YoY).
Pertumbuhan tersebut mengalahkan prediksi pasar serta para pengamat ekonom yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi China hanya akan bertumbuh sebesar 3,4 persen.
Meskipun begitu, pertumbuhan ekonomi China masih dibawah target pemerintah sebesar 5,5 persen. Hal tersebut terjadi akibat adanya Lockdown pandemi Covid 19 yang menyerang China beberapa waktu lalu
Dilansir dari CNN Business, Senin (24/10/2022), naiknya pertumbuhan ekonomi China tersebut memang tidak dapat dipisahkan dari dunia, sebab masyarakat global juga masih membutuhkan China dalam pembangunan negaranya.
Sebelumnya, Direktur SOAS China Institute, Steve Tsang menyebut apabila Xi Jinping terpilih kembali menjadi presiden tentunya akan menjadi kerugian besar bagi Negara Panda tersebut.
Diantaranya adalah pemulihan ekonomi akan menjadi taruhan di tengah penurunan aktivitas akibat kebijakan zero covid-19. Sedangkan yang saat ini sudah terlihat berada di sektor properti,
Tak hanya itu, tingkat pengangguran di China meningkat. Oleh karena itu daftar masalah yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut kian bertambah panjang.
Seiring meningkatnya masalah China, para analis memperingatkan Xi hanya memiliki lebih sedikit ruang untuk menghindari kesalahan.
"Saya pikir musuh terburuk dari China saat ini adalah Xi Jinping itu sendiri," ucapnya.
"Mengapa terburuk? lanjutnya, sebab ketika dirinya membuat kesalahan terhadap suatu kebijakan maka 'domino effect' yang dihasilkan menyebabkan kekacauan besar di China," tambahnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





