Mengapa Kaum Quraisy Menentang Nabi Muhammad?

AKURAT.CO Penentangan kaum Quraisy terhadap daNabi Muhammad SAW merupakan salah satu bagian penting dalam sejarah awal perkembangan Islam di Mekkah.
Ketika Nabi Muhammad mulai menyampaikan ajaran Islam yang berlandaskan tauhid, beliau menghadapi penolakan keras dari masyarakat Quraisy.
Penolakan ini tidak hanya berupa perbedaan keyakinan, tetapi juga melibatkan faktor sosial, ekonomi, dan politik yang sangat kuat pada masa itu.
Baca Juga: Bagaimana Proses Turunnya Wahyu Pertama kepada Nabi Muhammad
Penentangan kaum Quraisy terhadap Nabi Muhammad SAW terjadi karena beberapa alasan yang saling berkaitan.
1. Faktor keagamaan (keyakinan)
Kaum Quraisy sudah lama menganut kepercayaan politeisme atau penyembahan banyak berhala. Ka’bah pada saat itu dipenuhi dengan berhala yang menjadi sumber keyakinan dan ritual mereka.
Ketika Nabi Muhammad mengajarkan bahwa hanya ada satu Tuhan (tauhid), hal ini dianggap sebagai ancaman besar terhadap kepercayaan leluhur yang sudah mereka jalankan turun-temurun.
2. Faktor sosial
Islam membawa ajaran bahwa semua manusia memiliki derajat yang sama di hadapan Tuhan.
Tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin, bangsawan atau budak. Hal ini membuat kaum elit Quraisy merasa status sosial mereka terancam karena selama ini mereka memiliki kedudukan tinggi dalam masyarakat Mekkah.
3. Faktor ekonomi
Mekkah pada masa itu merupakan pusat perdagangan dan pusat keagamaan berhala. Banyak keuntungan ekonomi yang diperoleh dari para peziarah yang datang untuk menyembah berhala.
Jika ajaran Islam diterima, maka sistem ekonomi berbasis penyembahan berhala akan runtuh, sehingga kaum Quraisy merasa kehilangan sumber pendapatan.
4. Faktor politik dan kekuasaan
Pemimpin Quraisy khawatir kehilangan pengaruh dan kekuasaan jika ajaran Islam berkembang luas. Nabi Muhammad dianggap dapat mengubah tatanan masyarakat yang selama ini mereka kuasai.
Baca Juga: Apa Strategi Nabi Muhammad SAW dalam Perjalanan ke Madinah agar Selamat dari Kejaran Kafir Quraisy?
5. Bentuk penentangan
Penolakan kaum Quraisy tidak hanya dalam bentuk penolakan biasa, tetapi juga:
Ejekan dan hinaan kepada Nabi Muhammad.
Penyiksaan terhadap umat Islam.
Intimidasi dan tekanan sosial.
Pemboikotan terhadap keluarga Muslim.
Penentangan kaum Quraisy terhadap Nabi Muhammad SAW disebabkan oleh kombinasi faktor agama, sosial, ekonomi, dan politik.
Hal ini menunjukkan bahwa perubahan besar dalam masyarakat sering kali menghadapi resistensi dari pihak yang merasa dirugikan oleh perubahan tersebut.
Sonia Happytrie Setia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina






