Akurat Logo

6 Tanda Seseorang Mengalami Istidraj, Nauzubillah

| 25 Agustus 2023, 23:27 WIB
6 Tanda Seseorang Mengalami Istidraj, Nauzubillah

AKURAT.CO Istidraj merupakan sebuah kenikmatan yang diberikan kepada orang-orang kafir atau orang-orang yang sering melakukan larangan dengan tujuan agar orang tersebut terlena dengan dunia dan tak ingat kepada Sang Pencipta.

Pemanjaan kepada seseorang tersebut akan terjadi secara berangsur-angsur, sampai didekatkan dengan azab dalam keadaan mereka yang tidak menyadarinya.

Untuk menghindarinya, sebagai umat muslim kita perlu ketahui tanda seseorang mengalami istidraj berikut ini. 

Dikutip dari beberapa sumber pada Jumat (25/8/2023), inilah tanda seseorang mengalami istidraj yang perlu diwaspadai. 

6 Tanda Seseorang Mengalami Istidraj

1. Selalu berbuat maksiat

Tanda yang bisa mnejadikan ciri bahwa seseorang mengalami istidraj adalah selalu berbuat maksiat. Orang yang dengan mudah melakukan maksiat tanpa takut kepada siapapun dan seperti tidak dilihat Allah, merupakan ciri dari seseorang yang terkena istdiraj. Orang tersebut tentu sudah mengufuri nikmat-Nya, dan merasa tidak puas atas karunia-Nya. 

Ali Bin Abi Thalib rhadiyallahu'anhu berkata : “Hai anak Adam ingat dan waspadalah bila kau lihat Tuhanmu terus menerus melimpahkan nikmat atas dirimu sementara engkau terus-menerus melakukan maksiat kepadaNya”.

doaBaca Juga: 5 Doa Amalan Nabi Yusuf Untuk Kehidupan, Raih Rupa Yang Menawan

2. Jarang sakit

Sering olahraga atau memiliki hidup sehat mungkin merupakan impian banyak orang. Namun, jika diselingi dengan kegiatan atau pekerjaan yang dilarang Allah SWT namun tetap tidak diserang berbagai macam penyakit. Hati-hati bahwa hal tersebut merupakan tanda istidraj yang perlu kamu sadarkan agar bertaubat. 

Imam Syafi’I mengatakan: “Setiap orang pasti pernah mengalami sakit suatu ketika dalam hidupnya, jika engkau tidak pernah sakit maka tengoklah ke belakang mungkin ada yang salah dengan dirimu.”

Baca Juga: Doa Saat Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia

3. Selalu mendustakan nikmat dan ayat-ayat Allah SWT

Selain itu, tanda istidraj yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah seseorang yang dengan berani mendustakan nikmat serta ayat-ayat Allah SWT. Bahkan, orang tersebut tanpa takut enggan untuk mengamalkan yang diperinitahkan Allah SWT dalam kesehariannya. 

والذين كذبوا باياتنا سنستدرجهم من حيث لا يعلمون

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan kami biarkan mereka berangsur-angsur (kearah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui”(QS. Al A’raf: 182).

Baca Juga: Doa Yang Istikamah Diamalkan Rasulullah Di Pagi Hari

4. Bergembira dengan kekayaan

Kemudian, tanda istidraj yang perlu dikhawatirkan selanjutnya adalah seseorang yang dapat bergembira dengan kekayaan namun enggan untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT. Umumnya, orang tersebut akan selalu gembira dengan kenikmatan duniawi hingga melupakan peringatan Allah SWT. 

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنا عَلَيْهِمْ أَبْوابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذا فَرِحُوا بِما أُوتُوا أَخَذْناهُمْ بَغْتَةً فَإِذا هُمْ مُبْلِسُونَ

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (Al-An'am: 44).

Baca Juga: 7 Doa Nabi Musa Yang Bisa Diamalkan Dalam Kehidupan

5. Tidak bersyukur atas harta yang diberikan

Selanjutnya, seseorang yang jarang bersyukur kepada Allah SWT, padahal hidupnya sudah diberikan kenikmatan yang tiada tara. 

أَيَحْسَبُونَ أَنَّما نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مالٍ وَبَنِينَ نُسارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْراتِ بَلْ لَا يَشْعُرُونَ

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, ' sebenarnya mereka tidak sadar. (Al-Mu’minun: 55-56).

Baca Juga: Doa Untuk Kemuliaan Diri Dan Keluarga

6. Keimanan terus menurun

Terakhir, tanda seseorang mengalami istidraj adalah keimanan yang terus menurun dari waktu ke waktu. Orang tersebut umumnya akan mengalami kelalaian dalam mengamalkan kebaikan, mengingat Tuhan dan melakukan perbuatan yang diperintahkan Allah SWT. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.