Jabal Uhud, Saksi Kekalahan Umat Islam dari Kaum Kafir

AKURAT.CO Jabal Uhud terletak sekitar 5 kilometer di sebelah utara Masjid Nabawi di kota Madinah, Arab Saudi. Jabal Uhud menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi jemaah haji ataupun umrah yang berkunjung ke kota Madinah.
Tim Media Center Haji (MCH) Madinah 2023 berkunjung ke Jabal Uhud pada Selasa (11/7/2023). Jarak antara Masjid Nabawi dan Jabal Uhud kira-kira ditempuh dengan waktu perjalanan sekitar 10-15 menit menggunakan mobil.
Dikutip dari al-jaziraa.com, Jabal Uhud adalah sebuah bukit yang terletak di kota Madinah, Arab Saudi. Bukit ini terkenal karena peristiwa penting dalam sejarah Islam yang dikenal sebagai Pertempuran Uhud. Pertempuran ini terjadi pada tahun 625 M, antara pasukan Muslim yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW dan pasukan musyrik dari Mekah.
Pada saat itu, umat Muslim baru saja mengalami kemenangan di Pertempuran Badar, yang membuat orang-orang musyrik di Mekah semakin marah dan ingin membalas dendam. Pasukan musyrik, yang dipimpin oleh Abu Sufyan, memutuskan untuk menyerang Madinah. Mereka memiliki kekuatan yang lebih besar daripada pasukan Muslim, baik dalam jumlah maupun persenjataan.
Nabi Muhammad SAW memimpin pasukan Muslim untuk menghadapi serangan ini. Mereka mengatur formasi di dekat bukit Uhud, dengan bukit di belakang mereka untuk memberikan perlindungan. Nabi Muhammad SAW juga menempatkan sejumlah pasukan di puncak bukit untuk melindungi sisi belakang pasukan Muslim.
Namun, dalam pertempuran ini, pasukan Muslim menghadapi kesulitan. Beberapa orang dari pasukan Nabi Muhammad SAW melanggar perintah untuk tidak meninggalkan posisi mereka di puncak bukit Uhud untuk mengambil jarahan dari pasukan musuh yang sudah melarikan diri. Hal ini menyebabkan ketidakstabilan dalam barisan Muslim dan dimanfaatkan oleh pasukan musyrik.
Pasukan musyrik berhasil melakukan serangan balik dan mengambil keuntungan dari kesalahan tersebut. Mereka menerobos barisan Muslim dan mencoba membunuh Nabi Muhammad SAW. Dalam pertempuran ini, beberapa sahabat yang setia kepada Nabi Muhammad SAW, seperti Hamzah bin Abdul Muttalib, paman Nabi, juga gugur.
Meskipun mengalami kerugian, pasukan Muslim masih mampu menahan serangan musuh dan mempertahankan posisi mereka. Nabi Muhammad SAW akhirnya berhasil memulihkan situasi dan mengarahkan pasukan Muslim untuk mundur ke kota Madinah.
Pertempuran Uhud bisa dibilang merupakan kekalahan bagi pasukan Muslim, tetapi juga mengajarkan mereka pelajaran berharga dalam hal disiplin, kepatuhan terhadap perintah, dan pentingnya kebersamaan. Setelah pertempuran ini, umat Muslim belajar dari kesalahan mereka dan memperkuat strategi dan formasi perang mereka.
Jabal Uhud masih ada hingga saat ini dan menjadi tempat yang dikunjungi oleh umat Muslim sebagai bagian dari ziarah religius. Tempat ini juga menjadi simbol ketabahan dan keberanian umat Muslim dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam perjuangan mereka mempertahankan agama Islam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK



