13 Perayaan Ramadan Unik Di Berbagai Negara

AKURAT.CO Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama bulan suci ini, umat Islam di seluruh dunia berpuasa dari fajar hingga terbenamnya matahari, beribadah lebih banyak, dan melakukan kegiatan sosial dan kegiatan religius yang lainnya. Selain itu, setiap negara juga memiliki perayaan unik mereka sendiri dalam menyambut bulan Ramadan. Apa saja perayaan unik di setiap negara tersebut?
13 Perayaan Ramadan Unik Di Berbagai Negara
Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (05/04/23) Berikut ini adalah beberapa perayaan Ramadan yang dilakukan oleh masyarakat Muslim dari beberapa negara di dunia:
1. Indonesia
Selain membangunkan sahur dengan peralatan seadanya, masyarakat Muslim juga menggelar takbir keliling pada akhir bulan Ramadan atau malam Idul Fitri, dengan mempergunakan lampion atau maskot seperti replika masjid atau sesuatu yang bertemakan Islami lainnya.
2. Maroko
Di Maroko, perayaan unik di bulan Ramadan adalah mengumandangkan suara terompet (nafar) untuk membangunkan orang untuk sahur. Terompet ini biasanya dimainkan oleh pemuda di pagi hari untuk membangunkan orang untuk makan sahur sebelum mulai berpuasa sepanjang hari.
3. Albania
Umat Muslim Roma Albania memiliki perayaan menampilkan kidung khusus Ramadan sebagai penanda awal dan akhir waktu puasa setiap harinya. Saat waktu berbuka tiba, penduduk setempat biasanya mengajak keluarga dan orang-orang terkasih untuk menikmati pertunjukan tersebut. Namun, yang membuat perayaan ini lebih unik lagi adalah kidung dinyanyikan sambil menampilkan permainan lodra, yaitu drum tradisional yang dibuat dari kulit domba atau kambing.
4. Irak
Setelah berbuka puasa, mereka memainkan sebuah permainan tradisional bernama Mheibes yang melibatkan dua kelompok pemain yang harus bergantian menyembunyikan sebuah cincin yang harus ditebak oleh lawan dengan menggunakan bahasa tubuh.
5. Mesir
Orang-orang menyambut bulan suci dengan membuat lentera (fanus) yang berwarna-warni dan digantung di seluruh kota sebagai simbol kesatuan, sukacita, serta harapan untuk menerangi jalan dari kegelapan.
6. Turki
Lebih dari dua ribu pemukul drum (drummer) berkeliaran di jalan-jalan menjelang fajar guna membangunkan saudaranya untuk sahur dan juga memukul drumnya pada saat matahari terbenam sebagai tanda waktu buka puasa. Pemerintah Turki bahkan memberikan kartu khusus untuk para pemukul drum sebagai apresiasi.
7. Pakistan
Setelah berbuka puasa, perempuan-perempuan pergi ke pasar untuk membeli gelang berwarna-warni dan melukis tangan serta kaki mereka dengan pola yang rumit, sementara para penjaga toko menghias toko mereka untuk menyambut para pengunjung yang berduyun-duyun ke pasar.
8. Lebanon
perayaan menembakkan meriam setiap hari selama Ramadhan dilakukan di banyak negara di Timur Tengah untuk menandai berakhirnya puasa. Asal-usulnya berasal dari Mesir lebih dari 200 tahun yang lalu ketika penguasa Ottoman Khosh Qadam secara tidak sengaja menembakkan meriam saat menguji meriam baru. perayaan ini kemudian menyebar ke banyak negara termasuk Lebanon dan dikenal sebagai midfa al iftar. Pada tahun 1983, perayaan hampir hilang setelah invasi tetapi dihidupkan kembali oleh Tentara Lebanon setelah perang dan masih berlanjut hingga hari ini.
9. Maldives
Tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga dengan banyaknya perayaan unik dalam menyambut Ramadhan. Salah satu perayaan yang menarik adalah Roadha Mas, kegiatan perayaanonal yang telah dilakukan oleh masyarakat lokal selama bertahun-tahun. Kegiatan ini melibatkan pembuatan puisi ritmis yang terdiri dari tiga atau lebih baris. Selain itu, Maldives juga menyajikan berbagai hidangan khas Ramadhan seperti kulhi boakibaa, voni boakiba, dan masih banyak lagi.
10. Qatar
Setiap tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Ramadan, Qatar mengadakan festival anak-anak bernama Garangaou. Anak laki-laki mengenakan baju Arab hitam dengan rompi merah berhias emas. Sementara itu, anak perempuan mengenakan disdaashas cerah dan hijab hitam transparan berbenang emas. Mereka berpawai dan bernyanyi di jalan-jalan serta berkunjung ke rumah-rumah penduduk untuk meminta permen dan kue.
11. India
perayaan Seheriwalas di New Delhi yang berasal dari zaman Mughal digemari oleh warga setempat. Petugas kota akan membangunkan jamaah untuk sahur dengan meneriakkan doa dan menyebut nama Allah dan Nabi Muhammad dengan syair yang indah sebelum masuk waktu subuh.
12. Kamerun
Di Kamerun, umat muslim punya perayaan yang unik yaitu membuka pintu rumah mereka pada waktu menjelang magrib dan mengundang orang yang lewat untuk singgah dan membatalkan puasa. Dalam perayaan ini, semua orang diundang untuk berbuka puasa bersama, menunjukkan semangat merangkul keragaman dan menjadikan Ramadan semakin spesial di Kamerun.
13. Afrika Selatan
Di akhir bulan Ramadan Muslim di Afrika Selatan memiliki perayaan mengamati bulan untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri, yang diawasi oleh petugas pengamat hilal yang disebut maan kykers. Masyarakat berkumpul di Cape Town untuk melihat hilal, namun hanya maan kykers yang dapat secara resmi menyatakan penampakan bulan baru. Lokasi pengamatan hilal mencakup Sea Point Promenade, Three Anchor Bay, dan puncak Signal Hill
Itulah beberapa perayaan unik Ramadan yang ada di berbagai negara di dunia dan masih banyak lagi yang belum disebutkan. Masing-masing perayaan di berbagai negara tersebut menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya Islam di seluruh dunia. Meskipun masing-masing negara memiliki ciri khas dan perayaan yang berbeda-beda, semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mempererat tali persaudaraan, meningkatkan keimanan, dan merayakan bulan suci Ramadan dengan penuh kebahagiaan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





