Ternyata ini Rahasia di Balik Kecerdasan yang Dimiliki Sahabat Abu Hurairah

AKURAT.CO Abdu Syamsi bin Sakher atau yang lebih banyak disebut Abu Hurairah hanyalah seorang buruh upahan penggembala kambing dari keluarga Busrah bin Ghazwan, yaitu salah satu pemuka dari kabilah Bani Daus di Yaman. Namun sepertinya Allah SWT menghendaki akan meningkatkan derajatnya setinggi mungkin, sebagai jalan yang membawa dirinya kepada hidayah Islam.
Menurut berbagai keterangan, Abu Hurairah juga seorang yang buta huruf (ummiy). Meskipun ia memiliki kekurangan, bahkan mendapat derajat yang rendah dalam pandangan manusia. Namun Allah SWT telah mengangkat derajatnya atas keilmuan yang dimilikinya.
Sama halnya dengan Bilal bin Rabah, ternyata Allah SWT mengaruniakan kelebihan lain pada Abu Hurairah, yaitu otak yang sangat jenius, sehingga mempunyai kemampuan menghafal yang tidak dimiliki oleh orang lain. Atas dasar karunia Allah SWT tersebut, akhirnya Abu Hurairah menjadi seseorang yang paling banyak meriwayatkan Hadits Nabi SAW. Akan tetapi, kecerdasan Abu Hurairah tersebut ternyata didukung dengan berkah yang diperolehnya dari Rasulullah SAW sendiri.
Suatu hari, kepada beberapa sahabat, Rasulullah SAW pernah bersabda "Siapa yang membentangkan surbannya di depanku hingga selesai pembicaraanku, kemudian meraihnya atau menangkupkan ke dirinya, maka ia takkan terlupa akan sesuatu apapun yang didengarnya dari diriku…".
Pada saat itu, Abu Hurairah bereaksi cepat mendahului para sahabat lainnya membentangkan surbannya di depan Rasulullah SAW. Setelah Rasulullah SAW selesai berbicara, Abu Hurairah segera menangkupkan surbannya tersebut ke dirinya.
Hal yang hampir sama juga terjadi, ketika Abu Hurairah bersama dua orang sahabat lainnya tengah berdzikir dan berdoa. Kala itu, tiba-tiba Rasulullah SAW datang sehingga mereka menghentikan aktivitasnya itu untuk menghormati Rasulullah SAW. Akan tetapi, beliau bersabda, “Lanjutkanlah doa kalian!!”
Dengan demikian, salah seorang sahabat melanjutkan berdoa, dan setelah ia selesai berdoa, Rasulullah SAW mengaminkannya. Sahabat yang satunya ganti berdoa,setelah selesai Rasulullah SAW juga mengaminkan doanya.
Hingga pada giliran Abu Hurairah, ia berdoa, “Wahai Allah, aku memohon kepadamu, apa yang dimohonkan oleh dua sahabatku ini, dan aku juga bermohon kepada-Mu, karuniakanlah kepadaku ilmu yang tidak akan dapat aku lupakan!!".
Rasulullah SAW tersenyum mendengar doa Abu Hurairah tersebut dan beliau juga mengamininya. Wallahu A'lam Bishawab. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK


