Akurat

Profil Siti Khadijah, Istri Nabi yang Jadi Orang Pertama Masuk Islam

Thony H | 16 November 2022, 09:04 WIB
Profil Siti Khadijah, Istri Nabi yang Jadi Orang Pertama Masuk Islam

AKURAT.CO Rasulullah merupakan nabi yang paling sukses dalam mendakwahkan agama Islam. Kesuksesan beliau tidak luput dari leran-peran orang terdekatnya, salah satunya istri beliau Sayyidah Khadijah.

Profil Siti Khadijah

Namanya adalah Khadijah binti Khuwailid. Ia merupakan wanita pertama yang diperistri oleh Rasulullah dan menjadi sosok pendamping Nabi yang cukup tangguh. Sebagai seorang saudagar kaya, ia tak tanggung-tanggung mendermakan banyak hartanya untuk kesuksesan dakwah Rasul.

Khadijah juga dijuluki sebagai sosok wanita yang paling baik akhlaknya lagi suci. Dari anak-anak yang lahir darinya, semua anak laki-lakinya meninggal saat usia masih kecil, sementara seluruh anak-anak perempuannya menjumpai masa Islam, masuk agama Islam, ikut hijrah, dan mereka semua menjumpai ibunya kecuali Fatimah, sesungguhnya ibunya meninggal beberapa bulan setelah kelahirannya.

Orang Pertama yang Beriman

Dulansir laman Kisah Muslim, Khadijah merupakan orang pertama yang beriman dan percaya kepada Rasulallah sebelum ada seorang pun yang menyatakan iman. Beliau yang meneguhkan Nabi supaya tetap teguh, serta membawanya kepada anak pamannya Waraqah.

Dan Allah Shubhanahu wa ta’alla telah menyuruh Nabi-Nya supaya memberi kabar gembira kepadanya, dengan rumah disurga dari emas yang tidak ada kebisingan serta rasa capek didalamnya.

Dialah Ibunda kuam mukminin Khadijah binti Khuwailid bin Asad al-Quraisyiyah al-Asadiyah. Beliau adalah wanita yang paling mulia.

Imam adz-Dzahabi mengatakan tentang beliau: ‘Seorang yang sangat berakal lagi terhormat, teguh beragama, terjaga dari sifat keji lagi mulia, yang termasuk penghuni surga. Adalah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam biasa memujinya dan mengutamakan dirinya dari semua istri-istrinya.

Sehingga beliau sangat mengaguminya, sampai kiranya Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan: ‘Aku tidak pernah merasa cemburu terhadap madu yang lainnya melebihi kecemburuanku pada Khadijah, dikarenakan saking seringnya Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam menyebut-yebut dirinya’.

Disebutkan dalam sebuah hadiss, yang dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan: ‘Pada suatu ketika Jibril mendatangi Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam sambil mengatakan pada beliau:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذِهِ خَدِيجَةُ قَدْ أَتَتْ مَعَهَا إِنَاءٌ فِيهِ إِدَامٌ أَوْ طَعَامٌ أَوْ شَرَابٌ فَإِذَا هِيَ أَتَتْكَ فَاقْرَأْ عَلَيْهَا السَّلَامَ مِنْ رَبِّهَا وَمِنِّي وَبَشِّرْهَا بِبَيْتٍ فِي الْجَنَّةِ مِنْ قَصَبٍ لَا صَخَبَ فِيهِ وَلَا نَصَبَ » [أخرجه البخاري و مسلم]

Artinya, “Wahai Rasulallah Shalallahu’alaihi wa sallam, Ini Khadijah telah datang. Bersamanya sebuah bejana yang berisi lauk, makanan dan minuman. Jika dirinya sampai katakan padanya bahwa Rabbnya dan diriku mengucapkan salam untuknya. Dan kabarkan pula bahwa untuknya rumah disurga dari emas yang nyaman tidak bising dan merasa capai.” (HR Bukhari no: 3820. Muslim no: 2432)

Itulah biografi Siti Khadijah istri Rasulullah.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi