PANI Kantongi Marketing Sales Rp3 Triliun hingga September 2026, Segmen Hunian Tumbuh 34 Persen

AKURAT.CO PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp3 triliun hingga akhir September 2026. Di tengah tantangan ekonomi global dan tekanan daya beli, penjualan properti perusahaan pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) tersebut masih menunjukkan kinerja positif, terutama ditopang oleh segmen residensial.
Segmen hunian menjadi kontributor terbesar terhadap total marketing sales perseroan. Sepanjang Januari hingga September 2026, penjualan dari segmen residensial mencapai Rp1,63 triliun atau setara 54% dari keseluruhan marketing sales.
"Capaian tersebut meningkat 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini memperlihatkan bahwa produk hunian masih menjadi salah satu penopang utama bisnis PANI di tengah dinamika industri properti," ujar Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11/2026).
Baca Juga: Bukan Sekadar Bagi Bantuan, Begini Cara PANI Dorong Kemandirian Warga PIK2
Perseroan mengandalkan beragam pilihan produk untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Mulai dari Rumah Milenial yang menyasar pembeli rumah pertama atau first-home buyer, hingga proyek hunian unggulan seperti Pasir Putih Residence, Pasadena Spring, Padma, dan Bukit Nirmala.
Selain variasi produk, insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) juga menjadi salah satu faktor yang mendorong penjualan. Kebijakan tersebut memberikan keringanan bagi masyarakat dalam membeli properti.
Penjualan Komersial dan Lahan CBD PIK2 Sumbang Rp1,39 Triliun
Di luar segmen residensial, PANI juga memperoleh kontribusi dari penjualan produk komersial dan kaveling komersial.
Segmen produk komersial mencatatkan marketing sales sebesar Rp526 miliar hingga September 2026. Produk yang menopang penjualan tersebut antara lain Bizpark PIK2 dan Rukan Marina Bay. Sementara itu, penjualan kaveling komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2 menyumbang Rp866 miliar.
Besarnya kontribusi kedua segmen tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan PIK2 tidak hanya bertumpu pada kawasan hunian. PANI juga berupaya membangun ekosistem bisnis dan gaya hidup yang dapat menarik aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Dengan demikian, dari total marketing sales Rp3 triliun, segmen residensial, produk komersial, dan kaveling komersial menjadi tiga penopang utama penjualan perseroan.
Infrastruktur Jadi Andalan Pengembangan PIK2
PANI terus mengandalkan pengembangan infrastruktur dan fasilitas kawasan untuk memperkuat daya tarik PIK2. Salah satu proyek infrastruktur yang menjadi perhatian adalah Tol KATARAJA yang sebagian ruasnya telah beroperasi secara fungsional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








