AIA dan BCA Luncurkan Asuransi Dollar, Uang Pertanggungan Mulai USD150.000

AKURAT.CO Semakin besar kekayaan yang dimiliki, semakin panjang pula daftar risiko yang perlu dipikirkan. Setelah sibuk membangun aset, seseorang pada akhirnya perlu menjawab pertanyaan lain: bagaimana kekayaan tersebut tetap terlindungi dan dapat memberikan manfaat bagi keluarga?
Kebutuhan tersebut menjadi konteks peluncuran asuransi dollar Wealth Prestige Protection (Prestige Pro) oleh PT AIA FINANCIAL (AIA) bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Produk asuransi jiwa tradisional ini menggunakan mata uang US Dollar dengan Uang Pertanggungan mulai USD150.000.
Prestige Pro menawarkan perlindungan jiwa hingga usia 99 tahun dengan pilihan masa pembayaran premi 5 atau 10 tahun. Nasabah juga dapat memilih Plan Prime atau Plan Flex sesuai tujuan perlindungan dan perencanaan finansial keluarga.
Secara sederhana, Prestige Pro merupakan produk asuransi jiwa tradisional dalam mata uang US Dollar yang dirancang untuk kebutuhan wealth protection. Produk ini menyediakan Manfaat Meninggal, Manfaat Akhir Polis, pilihan Manfaat Hidup, serta penerima manfaat yang ditentukan sejak awal.
Apa Itu Asuransi Dollar Prestige Pro?
Asuransi dollar Prestige Pro merupakan produk asuransi jiwa tradisional AIA dengan denominasi US Dollar. Uang Pertanggungan yang ditawarkan mulai USD150.000 dan perlindungan dapat berlangsung hingga tertanggung mencapai usia 99 tahun.
Ada dua pilihan utama dalam produk ini. Plan Prime berfokus pada mempertahankan Uang Pertanggungan secara lebih optimal, sedangkan Plan Flex menyediakan Manfaat Hidup sebesar 25% hingga 50% dari total Premi Dasar yang telah dibayarkan.
Nasabah juga bisa memilih masa pembayaran premi selama 5 atau 10 tahun. Struktur ini membuat periode pembayaran premi berbeda dari masa perlindungan yang dapat berlangsung jauh lebih panjang.
Karakteristik tersebut penting dipahami sejak awal karena produk ini bukan sekadar menawarkan nominal perlindungan. Desain manfaatnya berkaitan dengan tujuan finansial yang ingin dicapai nasabah untuk dirinya dan keluarganya.
Baca Juga: BCA dan Batavia Prosperindo Luncurkan Bagos, Reksa Dana Syariah Berdenominasi Dolar AS
Mengapa Kebutuhan Keuangan Bergeser dari Mengumpulkan Aset ke Melindunginya?
Perjalanan keuangan seseorang umumnya tidak berhenti ketika aset mulai terkumpul. Ada fase ketika perhatian bergeser dari mencari pendapatan dan menambah aset menuju menjaga kekayaan yang sudah dibangun.
Perubahan tersebut membuat kebutuhan proteksi menjadi lebih relevan. Risiko terhadap kondisi keluarga tidak selalu dapat diatasi hanya dengan memiliki aset, terutama apabila aset tersebut memiliki fungsi atau tingkat likuiditas yang berbeda-beda.
Presiden Direktur AIA Harsya Prasetyo mengatakan perubahan kebutuhan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pendekatan wealth protection.
“Ketika kekayaan berkembang, kebutuhan nasabah pun bergerak dari sekadar membangun aset menuju bagaimana aset tersebut dapat dilindungi dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya,” ujar Harsya dalam acara peluncuran Wealth Prestige Protection di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut juga memperlihatkan adanya tahapan berbeda dalam perencanaan kekayaan, yakni membangun aset, melindunginya, kemudian memikirkan bagaimana manfaat kekayaan tersebut dapat diteruskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







