80 Persen Nasabah Allianz Aktif Pakai Aplikasi, Layanan Asuransi Makin Bergeser ke Digital

AKURAT.CO Penggunaan layanan digital semakin menjadi bagian dari pengalaman nasabah asuransi. Allianz Indonesia mencatat lebih dari 80% nasabahnya aktif menggunakan Allianz eAZy Connect hingga Agustus 2026, menunjukkan tingginya pemanfaatan kanal digital untuk mengakses layanan perusahaan.
eAZy Connect merupakan aplikasi dan portal layanan nasabah Allianz yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai kebutuhan secara digital. Beberapa di antaranya adalah memantau proses klaim dan memperbarui data pribadi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Angka tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana pola interaksi nasabah dengan perusahaan asuransi mulai berkembang. Layanan tidak lagi hanya mengandalkan kantor fisik atau komunikasi melalui call center, tetapi juga menyediakan akses melalui perangkat digital.
Lebih dari 80% Nasabah Allianz Aktif Gunakan eAZy Connect
Hingga Agustus 2026, lebih dari 80% nasabah Allianz Indonesia tercatat aktif menggunakan eAZy Connect.
Tingkat penggunaan tersebut menunjukkan bahwa kanal digital telah menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan layanan nasabah Allianz. Melalui aplikasi dan portal tersebut, nasabah dapat mengakses sejumlah layanan tanpa harus selalu datang secara langsung ke pusat layanan.
Salah satu fungsi yang tersedia adalah pemantauan proses klaim. Bagi nasabah, kemampuan untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan proses layanan menjadi bagian penting karena klaim merupakan salah satu momen ketika kebutuhan terhadap perusahaan asuransi menjadi lebih nyata.
Baca Juga: Sudah Punya Asuransi tapi Belum Tentu Terlindungi, Ini Alasannya Menurut Allianz
Selain itu, eAZy Connect menyediakan fasilitas untuk memperbarui data pribadi sesuai prosedur yang berlaku. Aktivitas administratif seperti ini menjadi contoh kebutuhan layanan yang dapat dialihkan ke kanal digital.
Namun, angka 80% tersebut perlu dibaca dalam konteks yang tepat. Data itu merupakan catatan penggunaan eAZy Connect di Allianz Indonesia hingga Agustus 2026, sehingga tidak dapat secara langsung dianggap sebagai gambaran penggunaan aplikasi asuransi di seluruh Indonesia.
Layanan Asuransi Mulai Bergeser ke Kanal Digital
Digitalisasi mengubah cara konsumen berinteraksi dengan penyedia layanan keuangan, termasuk asuransi. Bagi nasabah yang terbiasa menggunakan aplikasi untuk kebutuhan perbankan, pembayaran, hingga layanan sehari-hari, akses digital juga dapat menjadi bagian dari ekspektasi terhadap layanan asuransi.
Dalam konteks tersebut, aplikasi tidak hanya berfungsi sebagai tambahan dari produk asuransi. Kanal digital menjadi salah satu titik interaksi antara perusahaan dan nasabah setelah polis dimiliki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9Tanggapan Jokowi soal Ambang Batas Parlemen: Berapa Pun Baik
- 10Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional







