BNI Private Dinobatkan sebagai Best Private Bank in Indonesia 2026

AKURAT.CO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) atau BNI melalui BNI Private meraih penghargaan The Best Private Bank in Indonesia dalam ajang The Asset Triple A Private Capital Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Asset.
Penghargaan tersebut diterima oleh General Manager BNI Hong Kong, Farid Faraitody dalam seremoni yang digelar di Four Seasons Hotel Grand Ballroom, Hong Kong.
Capaian tersebut memperkuat pengakuan terhadap kapabilitas BNI dalam mengembangkan layanan wealth management dan private banking bagi nasabah.
Baca Juga: BNI Ungkap Potensi KPP Rp225,5 Miliar ke 418 UMKM Sektor Perumahan
SEVP Wealth Management BNI, Steven Suryana mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya BNI dalam mengembangkan BNI Private untuk menjawab kebutuhan nasabah high-net-worth individuals (HNWI).
Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan bagi BNI sekaligus menjadi pengakuan atas upaya dan komitmen perusahaan dalam mengembangkan layanan BNI Private.
"Pencapaian ini juga tidak terlepas dari kepercayaan nasabah dan mitra serta dedikasi seluruh tim BNI dalam memberikan layanan yang semakin baik bagi nasabah," ujar Steven dalam keterangan tertulis.
Melalui semangat Beyond Wealth, BNI Private tidak hanya berfokus pada pengelolaan aset finansial, tetapi juga berupaya menjadi mitra nasabah dalam merencanakan dan menjaga kekayaan serta legacy lintas generasi.
Kinerja BNI Private juga menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Agustus 2026, dana tabungan nasabah BNI Private tumbuh 51% secara tahunan (Year-on-Year/YoY), sementara assets under management (AUM) meningkat 18% YoY dan jumlah nasabah bertambah 10% YoY.
Pertumbuhan bisnis wealth management BNI juga terjadi di berbagai segmen nasabah seiring transformasi layanan digital. Melalui wondr by BNI, nasabah dapat mengakses dan melakukan transaksi berbagai instrumen investasi secara digital dalam satu aplikasi.
Hingga Agustus 2026, jumlah nasabah new to investment meningkat 63% YoY. Transaksi reksa dana tumbuh 187%, dengan volume transaksi meningkat 71% dan mendorong pertumbuhan AUM reksa dana sebesar 115% YoY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








