Gaji Hakim PFII Bisa Ditopang APBN Apabila Dana Seret

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan skema penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk memastikan operasional lembaga di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), terutama pengadilan, tetap berjalan apabila terjadi kendala pendanaan.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan APBN bukan digunakan untuk membiayai investasi pembangunan PFII, melainkan sebagai mekanisme antisipasi apabila kebutuhan operasional tidak dapat dipenuhi.
"Kalau mereka kekurangan uang untuk membayar gaji-gajinya, bisa ditutup oleh APBN untuk sementara dalam jangka waktu tertentu," ujar Purbaya saat acara APBN Kita edisi bulan Juli 2026 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Purbaya: PFII Jadi Kunci Tarik Modal Jangka Panjang ke Indonesia
Menurut Purbaya, kebutuhan tersebut diperkirakan tidak akan besar karena pendanaan awal pembangunan berasal dari investor, termasuk Danantara.
Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal menjelaskan bahwa APBN nantinya hanya disiapkan untuk menjaga keberlangsungan fungsi kelembagaan apabila proyek menghadapi hambatan, khususnya pada aspek operasional pengadilan.
"(APBN) bukan buat melakukan investasinya, sebetulnya buat menjaga operasionalnya jangan berhenti," kata Hekal.
Menurut Hekal, dukungan APBN mencakup kebutuhan operasional seperti pembiayaan pengadilan dan pembayaran gaji hakim.
Skema tersebut dipandang penting untuk memastikan independensi lembaga peradilan tetap terjaga dan pelayanan hukum di kawasan PFII tidak terhenti apabila terjadi gangguan pembiayaan selama masa pembangunan.
Baca Juga: Danantara Siapkan Investasi PFII, Pemerintah Bidik Dana Rp500 Triliun
Sementara itu, pemerintah memastikan investasi awal pembangunan PFII tetap mengandalkan pendanaan dari investor dan Danantara sehingga penggunaan APBN hanya bersifat pelengkap dalam kondisi tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








