Komisi XII DPR Apresiasi Peran Freeport Dorong Pembangunan Papua

AKURAT.CO Komisi XII DPR RI mengapresiasi kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID yang berperan dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Papua melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Legislator menilai keberadaan Freeport Indonesia selama puluhan tahun telah memberikan manfaat nyata, baik bagi negara maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
Anggota Komisi XII DPR RI, Arif Riyanto Uopdana mengatakan Freeport menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap Indonesia melalui investasi lanjutan dan keberlanjutan operasional perusahaan.
Baca Juga: Kementerian ESDM Masih Lakukan Audit Pasca Longsor, Tambang PTFI Belum Beroperasi
"Saya apresiasi karena telah terjadi kesepakatan investasi kembali sebesar 12 persen bersama pemerintah Indonesia. Ini menjadi terobosan baru terkait keberlanjutan usaha PT Freeport Indonesia, di mana izin usahanya diperpanjang sesuai usia cadangan," ujar Arif dalam rapat dengar pendapat bersama PT Freeport Indonesia
Ia menilai keberlanjutan investasi tersebut akan memberikan kepastian manfaat ekonomi sekaligus membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Senada, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Alfons Manibui menyebut Freeport telah memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Papua.
"Kami ingin berterima kasih kepada Freeport atas kinerjanya yang sampai hari ini terus memberikan manfaat bagi negara. Kami juga harus mengakui Freeport telah banyak memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan terutama masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan," kata Alfons.
Menurut dia, Freeport harus terus menjadi aset nasional yang mampu menjaga keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua.
Apresiasi juga disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Irsan Sosiawan Gading. Ia menilai peningkatan kinerja perusahaan harus terus diiringi dengan penguatan program pemberdayaan masyarakat.
"Saya mengapresiasi kinerja PT Freeport yang sudah berkontribusi untuk negara dan pendapatan negara. Yang juga sangat penting adalah perhatian kepada masyarakat di sekitar tambang agar manfaat kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat lokal," ujarnya.
PT Freeport Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar penerimaan negara melalui pajak, dividen, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Baca Juga: PTFI Kebut Perbaikan Smelter, Kerahkan Pesawat Antonov
Pada 2026 kontribusi perusahaan kepada negara diperkirakan mencapai sekitar USD2,6 miliar, kemudian meningkat menjadi sekitar USD4,7 miliar pada 2027, yang terdiri atas sekitar USD1,9 miliar penerimaan pajak, USD1,9 miliar dividen kepada pemerintah melalui MIND ID, serta sekitar USD800 juta PNBP, termasuk royalti.
Ketika operasi tambang kembali normal, kontribusi perusahaan diproyeksikan menembus lebih dari USD7 miliar atau sekitar Rp120 triliun per tahun.
Di luar kontribusi fiskal, Freeport juga secara konsisten menjalankan investasi sosial di Papua dengan mengalokasikan sekitar USD100 juta setiap tahun untuk program pengembangan masyarakat.
Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan kapasitas masyarakat adat, hingga peningkatan kualitas layanan publik di sekitar wilayah operasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









