Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini 16 Juni 2026: Rupiah Menguat!

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (16/6/2026), terpantau terus melanjutkan tren penguatan yang signifikan.
Berdasarkan data pasar spot terkini, mata uang Garuda kokoh bergerak di kisaran Rp17.709 per dolar AS, menguat tajam dibanding posisi pekan lalu yang sempat tertekan hingga menembus level Rp18.200.
Optimisme pasar global dipicu oleh kabar baik meredanya tensi geopolitik Timur Tengah serta derasnya aliran modal asing yang kembali masuk ke instrumen keuangan domestik.
Keberhasilan rupiah kembali ke bawah level psikologis Rp18.000 memunculkan harapan baru bagi pelaku usaha dan masyarakat luas, terutama terkait potensi penurunan harga barang impor dan kestabilan harga kebutuhan pokok.
Mari simak ulasan lengkap pergerakan kurs dolar-rupiah hari ini, posisi nilai tukar di berbagai bank papan atas, serta faktor utama di balik kebangkitan mata uang Garuda.
Posisi Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini
Bagi Anda yang berniat melakukan transaksi valuta asing (valas), baik untuk keperluan bisnis, remitansi, maupun liburan, berikut adalah referensi kurs indikasi di beberapa bank konvensional utama per siang hari ini:
Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) | Tipe Kurs |
BCA | Rp17.675 | Rp17.695 | e-Rate |
BNI | Rp17.665 | Rp17.705 | Special Rates |
Bank Mandiri | Rp17.725 | Rp17.755 | Special Rate |
Mulai Juni 2026, Bank Indonesia (BI) memperketat pengawasan transaksi valas dengan membatasi pembelian dolar AS tanpa dokumen pendukung (underlying) maksimal sebesar 25.000 dolar AS per orang per bulan guna menjaga volatilitas rupiah.
Faktor Utama Pemicu Tancap Gasnya Nilai Tukar Rupiah
Kebangkitan mata uang rupiah dalam beberapa hari terakhir tidak lepas dari kombinasi sentimen eksternal dan kebijakan taktis dari otoritas moneter dalam negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









