Harga Perak Antam Hari Ini 29 April 2026 Turun Tipis, Saat Tepat Beli atau Tunggu?

AKURAT.CO Harga perak Antam pada hari Rabu (29/4/2026), tercatat mengalami penurunan tipis setelah sempat menguat signifikan pada perdagangan hari sebelumnya.
Para investor kini dapat memperoleh perak batangan murni di Butik Emas Logam Mulia dengan harga Rp48.750,00 per gram yang terpantau pada pagi hari ini.
Fluktuasi harga ini menjadi peluang menarik bagi masyarakat yang ingin melakukan diversifikasi aset melalui instrumen logam mulia dengan modal yang lebih terjangkau.
Analisis Harga Perak Antam Hari Ini
Pada perdagangan Rabu (29/4/2026) pukul 09.53 WIB, harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk terpantau turun ke level Rp48.750,00 per gram.
Penurunan ini terjadi setelah harga perak sempat melonjak ke angka Rp50.450,00 per gram pada Selasa (28/4/2026).
Jika dibandingkan dengan data awal pekan pada Senin (27/4/2026), harga per gram perak berada di posisi Rp49.950,00, yang menunjukkan dinamika pasar yang cukup volatil dalam tiga hari terakhir.
Untuk produk perak batangan dengan berat 250 gram, Antam mematok harga sebesar Rp12.187.500,00 pada hari ini. Nilai tersebut mengalami koreksi dibandingkan harga varian 250 gram pada Selasa kemarin yang mencapai Rp12.612.500,00.
Penurunan harian ini selaras dengan pergerakan harga perak global yang juga mencatatkan penurunan sekitar 3,13 persen menjadi 73,12 USD per troy ounce pada periode yang sama.
Rekam Jejak Fluktuasi Harga Sepanjang 2026
Tahun 2026 menjadi periode yang sangat fluktuatif bagi komoditas perak di pasar domestik maupun global.
Pada akhir Januari, tepatnya Kamis (29/1/2026), harga perak Antam sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp74.500,00 per gram.
Baca Juga: Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 29 April 2026
Lonjakan tersebut dipicu oleh momentum rekor harga perak dunia yang melampaui 100 USD per ounce pada awal tahun.
Namun, volatilitas tinggi segera terlihat ketika hanya berselang satu pekan, harga tersebut jatuh ke level Rp47.100,00 per gram pada Jumat (6/2/2026).
Menjelang perayaan Lebaran pada pertengahan Maret, harga sempat stabil kembali di kisaran Rp52.800,00 per gram.
Dinamika ini menunjukkan bahwa perak memiliki risiko volatilitas yang lebih besar dibandingkan emas, namun tetap menawarkan potensi keuntungan tinggi bagi investor jangka pendek.
Faktor Pendorong Permintaan dan Harga Global
Kenaikan harga perak secara umum didorong oleh defisit pasokan fisik dan lonjakan permintaan industri secara masif. Perak merupakan material strategis yang sangat dibutuhkan dalam produksi panel surya, kendaraan listrik (EV), serta infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









