QRIS Bisa Pakai Kartu Kredit, Honest Buka Akses Baru Transaksi

AKURAT.CO Peluncuran fitur pembayaran QRIS berbasis kartu kredit oleh Honest menjadi tonggak baru dalam evolusi sistem pembayaran digital di Indonesia.
Melalui fitur QRIS Merchant Presented Mode (MPM), pengguna kini dapat bertransaksi di jutaan merchant QRIS dengan sumber dana berasal dari limit kartu kredit, bukan saldo tabungan atau dompet digital.
Co-Founder Honest, Will Ongkowidjaja, menyatakan bahwa inovasi ini menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan QRIS dalam aktivitas transaksi sehari-hari.
“QRIS adalah cara masyarakat Indonesia membayar setiap hari. Dengan Honest QRIS MPM, kami membawa kartu kredit masuk ke kebiasaan tersebut. Pengguna tetap scan QRIS yang sama, tetapi sumber dananya berasal dari limit kartu kredit,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Honest QRIS Jadi Cara Baru Bayar QRIS yang Lebih Fleksibel
Data dari Bank Indonesia menunjukkan adopsi QRIS terus meningkat signifikan. Hingga awal 2026, jumlah merchant QRIS telah mencapai lebih dari 43,06 juta, dengan mayoritas berasal dari sektor UMKM. Volume transaksi QRIS juga tercatat tumbuh dua digit secara tahunan, mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat menuju pembayaran non-tunai.
Namun di sisi lain, penetrasi kartu kredit di Indonesia masih relatif rendah. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, jumlah kartu kredit beredar berada di kisaran 17–18 juta kartu, jauh di bawah jumlah pengguna QRIS. Kartu kredit selama ini cenderung digunakan untuk transaksi bernilai besar atau kebutuhan tertentu, bukan konsumsi harian.
Melalui integrasi ini, Honest mencoba menjembatani dua ekosistem tersebut. Dengan memanfaatkan jaringan QRIS yang luas, kartu kredit kini dapat digunakan di berbagai titik transaksi, mulai dari warung makan hingga transportasi dan belanja ritel.
Selain memperluas akses pembayaran, fitur ini juga menawarkan konsolidasi pencatatan keuangan. Seluruh transaksi QRIS akan tercatat dalam satu tagihan bulanan kartu kredit, sehingga memudahkan pengguna dalam memantau pengeluaran.
Baca Juga: Cara Bayar QRIS Pakai Kartu Kredit dengan Honest, Ini Langkah & Keuntungannya
“Transaksi harian kini bisa dimanfaatkan untuk membangun riwayat kredit. Dengan penggunaan yang bijak, aktivitas sederhana seperti jajan atau bayar transportasi bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan akses kredit secara bertahap,” kata Will.
Secara historis, QRIS diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 2019 sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR untuk menyederhanakan transaksi lintas platform. Sejak itu, QRIS berkembang pesat dan menjadi tulang punggung transaksi digital ritel, terutama selama pandemi COVID-19 yang mendorong akselerasi digitalisasi pembayaran.
Integrasi QRIS dengan kartu kredit ini menjadi fase lanjutan dalam transformasi tersebut, dengan potensi memperluas inklusi keuangan. Masyarakat yang sebelumnya hanya menggunakan debit atau e-wallet kini memiliki akses ke fasilitas kredit tanpa harus mengubah kebiasaan pembayaran mereka.
Dari sisi dampak, inovasi ini berpotensi meningkatkan konsumsi domestik dalam jangka pendek, sekaligus memperluas basis pengguna kredit formal. Bagi pelaku UMKM, fitur ini juga membuka peluang peningkatan transaksi karena konsumen memiliki fleksibilitas pembayaran yang lebih besar.
Ke depan, integrasi antara sistem pembayaran dan layanan kredit diperkirakan akan semakin dalam, seiring dorongan regulator untuk memperkuat inklusi keuangan digital. Data Bank Indonesia menargetkan peningkatan transaksi digital nasional secara berkelanjutan, termasuk optimalisasi QRIS sebagai infrastruktur utama pembayaran ritel.
Honest menyatakan akan terus mengembangkan fitur berbasis kebutuhan pengguna untuk memastikan akses kredit yang lebih transparan dan terukur, seiring dengan perubahan perilaku finansial masyarakat Indonesia yang semakin digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag










