Melantai di Bursa, PJHB Siap Borong 3 Kapal Baru Senilai Rp158 Miliar
Hefriday | 6 November 2025, 18:45 WIB

AKURAT.CO PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema Initial Public Offering (IPO).
Emiten pelayaran tersebut berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp158,40 miliar, yang seluruhnya akan dialokasikan untuk belanja modal pembangunan tiga unit kapal baru.
Komisaris Utama PJHB, Hero Gozali, mengungkapkan bahwa pendanaan dari IPO ini akan langsung digunakan untuk memperkuat armada perseroan.
“Kami dapat dana dari IPO, kita akan fight tiga unit beli kapal baru. Sudah siap semuanya, mungkin bisa start akhir tahun 2026,” ujarnya di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Perseroan berencana membangun tiga unit kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) dengan kapasitas 2.500 DWT. Adapun rincian nilai investasi dan mitra galangan yang mengerjakan proyek tersebut adalah sebagai berikut.
Pertama, LCT ukuran 75 m x 16 m x 4,8 m senilai Rp57 miliar, dikerjakan oleh PT Untung Brawijaya Sejahtera.
Kedua, LCT ukuran 72 m x 16 m x 4,8 m senilai Rp53 miliar, juga digarap oleh PT Untung Brawijaya Sejahtera.
Ketiga, LCT ukuran 72 m x 16 m x 4,8 m lainnya dengan nilai Rp53 miliar, yang pengerjaannya dipercayakan kepada PT Adiluhung Saranasegara Indonesia.
PJHB menegaskan bahwa ketiga galangan kapal tersebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan dan belum pernah bekerja sama sebelumnya.
Manajemen menyampaikan bahwa pembangunan kapal baru dilakukan untuk menjawab kebutuhan operasional yang terus meningkat.
Seluruh armada PJHB saat ini disebut telah mencapai tingkat utilisasi maksimum sehingga tambahan kapal menjadi penting untuk ekspansi bisnis.
Dengan hadirnya tiga kapal baru tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 10–20% secara tahunan (year-on-year) pada 2025.
Dalam proses IPO, PJHB melepas 480 juta saham kepada publik dengan harga Rp330 per saham. Selain itu, perseroan juga menerbitkan 240 juta Waran Seri I, setara 16,6% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pendaftaran IPO.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







