Akurat

Pusat Riset Pasar Modal Syariah Hadir di UPI

Hefriday | 4 Februari 2025, 19:09 WIB
Pusat Riset Pasar Modal Syariah Hadir di UPI

AKURAT.CO Pasar modal syariah di Indonesia kini memiliki pusat penelitian khusus yang baru saja diresmikan.

Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (FPEB UPI) bekerja sama dengan Self-Regulatory Organizations (SRO) yang terdiri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta PT Phillip Sekuritas mendirikan Centre of Research for Islamic Capital Market FPEB UPI.

Acara peresmian dihadiri Wakil Rektor Bidang Inovasi Kebudayaan dan Sistem Informasi UPI Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P., Dekan FPEB UPI Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA, Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Utama PT Phillip Sekuritas Indonesia Daniel Tedja, serta Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik.

Baca Juga: Luncurkan RDN Syariah, BSI Genjot Perkembangan Pasar Modal Syariah

Pusat riset ini hadir sebagai bentuk pengembangan dari Galeri Investasi Syariah (GIS) BEI yang sebelumnya telah beroperasi di UPI. Kini, peran GIS semakin luas, bukan hanya sebagai tempat edukasi, tetapi juga sebagai pusat penelitian yang lebih aplikatif bagi industri pasar modal syariah di Indonesia.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa pendirian pusat riset ini akan semakin melengkapi ekosistem pasar modal syariah di Tanah Air. 

"Dengan adanya Centre of Research for Islamic Capital Market FPEB UPI, peran GIS BEI semakin lengkap. Tidak hanya menjadi pusat edukasi, tetapi juga sebagai wadah riset yang bisa menjembatani akademisi dengan industri," ujarnya dalam peresmian tersebut di Auditorium FPEB UPI, Bandung, Selasa (4/2/2025).

Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor UPI, Prof. Agus Rahayu. Ia menegaskan bahwa kehadiran pusat riset ini tidak hanya menjadi tempat penelitian akademik, tetapi juga mendorong inovasi dan pengembangan industri secara lebih luas. 
 
"Kami berharap riset yang dihasilkan di pusat ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi industri pasar modal syariah di Indonesia," tuturnya.

Sebagai bagian dari acara peresmian, Direktur Utama BEI Iman Rachman juga memberikan kuliah umum kepada lebih dari 300 mahasiswa FPEB UPI. Kuliah yang bertajuk Capital Market for Sustainable Economic Growth in Indonesia ini menyoroti peran penting pasar modal dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam kuliah tersebut, Iman menegaskan bahwa keterlibatan akademisi dalam industri pasar modal sangatlah penting. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai mengenal dan berpartisipasi di dunia investasi sejak dini.
 
"Kita butuh lebih banyak investor yang paham strategi investasi agar pertumbuhan pasar modal kita semakin kuat dan inklusif," katanya.

Dengan kehadiran Centre of Research for Islamic Capital Market FPEB UPI ini, diharapkan semakin banyak riset berkualitas yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan industri.
 
Selain itu, pusat riset ini juga diharapkan menjadi tempat lahirnya inovasi baru dalam dunia pasar modal syariah. Peresmian ini menjadi langkah maju dalam mengembangkan ekosistem pasar modal syariah yang lebih berbasis penelitian dan inovasi.
 
Ke depan, kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri diharapkan semakin erat sehingga menghasilkan kebijakan serta produk pasar modal syariah yang lebih matang dan inklusif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa