Pecah Rekor, Aliran Dana ke Pasar Keuangan Global Tembus USD158,73 Miliar dalam Sepekan
Demi Ermansyah | 11 Januari 2025, 16:37 WIB

AKURAT.CO Investor di seluruh dunia berbondong-bondong masuk ke pasar uang global selama pekan yang berakhir pada 8 Januari.
Lonjakan investasi ini dipicu kekhawatiran terhadap kemungkinan kenaikan tarif di bawah pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) yang akan dipimpin oleh Donald Trump.
Berdasarkan data LSEG Lipper yang dikutip Reuters, Sabtu (11/1/2025), total dana yang mengalir mencapai USD158,73 miliar, menjadikannya pembelian mingguan terbesar kedua sejak April 2020.
Kehati-hatian para investor semakin terasa menjelang rilis data ketenagakerjaan AS, yang berpotensi mempengaruhi ekspektasi terkait pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.
Tak hanya itu, janji Trump untuk menerapkan tarif 10% pada semua impor ke AS, serta ancamannya untuk menaikkan tarif hingga 25% pada barang dari Kanada dan Meksiko, menambah tekanan di pasar.
Di sisi lain, dana ekuitas global mencatat arus masuk sebesar USD11,36 miliar untuk minggu ketiga berturut-turut. Dana ekuitas Eropa bahkan menerima arus masuk tertinggi dalam 3 minggu terakhir, mencapai USD8,7 miliar.
Di sisi lain, dana ekuitas global mencatat arus masuk sebesar USD11,36 miliar untuk minggu ketiga berturut-turut. Dana ekuitas Eropa bahkan menerima arus masuk tertinggi dalam 3 minggu terakhir, mencapai USD8,7 miliar.
Sementara itu, investor di Asia menambahkan USD5,6 miliar ke pasar, meski dana ekuitas AS justru mengalami arus keluar hingga USD5,05 miliar.
Tren positif juga terlihat di sektor teknologi, yang akhirnya mencatat pembelian bersih sebesar USD1,13 miliar setelah 5 minggu berturut-turut mengalami penjualan. Sektor layanan komunikasi pun tak ketinggalan, dengan pembelian bersih senilai USD413 juta.
Tren positif juga terlihat di sektor teknologi, yang akhirnya mencatat pembelian bersih sebesar USD1,13 miliar setelah 5 minggu berturut-turut mengalami penjualan. Sektor layanan komunikasi pun tak ketinggalan, dengan pembelian bersih senilai USD413 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








