Wamen Ferry Juliantono Ingin Jamkrindo Jadi BLU Kemenkop
Demi Ermansyah | 14 Desember 2024, 19:28 WIB

AKURAT.CO Dorongan untuk memperkuat peran koperasi dalam ekonomi nasional semakin nyata dengan rencana pengembalian Jamkrindo dan Ikopin ke Kementerian Koperasi sebagai BLU.
Merespon hal tersebut, Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk membangkitkan kembali koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
“Jamkrindo harus kembali menjadi milik kita agar bisa mendukung pembiayaan koperasi dengan lebih baik. Ini langkah strategis untuk memperkuat koperasi di Indonesia,” ujar Ferry dalam acara Festival Koperasi Pondok Pesantren Nusantara di Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2024).
Keputusan menjadikan Ikopin sebagai BLU juga dinilai penting untuk melahirkan generasi baru penggerak koperasi. Dengan melibatkan lulusan Ikopin, Kemenkop akan melakukan pendampingan dan pembinaan koperasi di seluruh daerah.
Ferry menegaskan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan koperasi yang sehat dan produktif.
Baca Juga: Wamenkop Dorong Penguatan Perajin Batik
Pelaksana Harian Ketua Umum Dekopin, Agung Sudjatmoko, turut mendukung langkah ini. Ia menyatakan bahwa kembalinya Ikopin ke Gerakan Koperasi atau menjadi BLU Kemenkop akan memberi manfaat besar, termasuk alokasi anggaran dari APBN.
“Kami bangga jika Ikopin menjadi BLU karena akan mendukung koperasi dengan program-program baru yang inovatif,” kata Agung.
Kehadiran Bank Koperasi Digital menjadi salah satu fokus utama Wamenkop. Ferry optimistis bank ini akan menjadi pengganti Bukopin yang telah berpindah kepemilikan ke pihak asing. “Bank ini akan mempercepat akses pembiayaan koperasi dengan dukungan teknologi digital,” ujar Ferry.
Agung Sudjatmoko menambahkan bahwa langkah ini merupakan peluang untuk merevitalisasi peran koperasi dalam sistem perbankan. Ia bahkan mengusulkan agar Bank BRI dijadikan sebagai bank koperasi karena jangkauannya yang luas hingga pelosok Indonesia.
Kemenkop juga menyiapkan super apps untuk mendukung koperasi berbasis digital, termasuk layanan pembiayaan yang terintegrasi. Dengan langkah ini, koperasi diharapkan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kalau koperasi bisa memanfaatkan digitalisasi dengan baik, ke depannya koperasi akan semakin maju,” jelas Ferry.
Dengan langkah-langkah ini, Wamenkop optimistis koperasi akan memiliki daya saing yang lebih tinggi, berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian, dan mampu melindungi anggotanya dengan lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








