Akhiri Pekan, IHSG Nanjak ke 7.195,56 Ditopang Sektor Teknologi

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (22/11/2024) di zona hijau, dengan kenaikan signifikan sebesar 54,65 poin atau 0,77% ke level 7.195,56. Penguatan ini mencerminkan optimisme investor di tengah dinamika pasar global dan domestik.
Pada sesi terakhir perdagangan, sebanyak 279 saham mencatat kenaikan, 268 saham mengalami penurunan, dan 242 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp9,8 triliun dari 23,6 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 yang berisi saham-saham likuid turut menguat 1,18% ke 876,456, diikuti oleh indeks JII yang naik 0,89% ke 515,313.
Indeks sektoral menunjukkan performa yang beragam. Sektor teknologi mencatatkan kenaikan tertinggi dengan lonjakan 2%, disusul oleh sektor transportasi yang menguat 1,95%, dan sektor finansial yang naik 1,08%. Sektor kesehatan, industri, dan energi masing-masing mencatat kenaikan sebesar 0,50%, 0,52%, dan 0,48%.
Baca Juga: IHSG Terjun 0,5 Persen ke 7.140,91, Searah Bursa Regional
Namun, tidak semua sektor mencatatkan penguatan. Sektor konsumer siklikal mengalami penurunan 0,49%, sementara sektor infrastruktur melemah 0,20%. Pergerakan sektor-sektor ini menunjukkan selektivitas investor dalam memilih saham-saham potensial di tengah volatilitas pasar.
Di daftar top gainers, saham PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) memimpin dengan kenaikan 34,81% ke Rp182. Saham PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) masing-masing mencatatkan kenaikan 34,57% ke Rp218 dan 34,04% ke Rp252.
Sementara itu, saham-saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain PT Inter Delta Tbk (INTD) yang turun 11,38% ke Rp218, PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP) yang melemah 10% ke Rp9, dan PT Perma Plasindo Tbk (BINO) yang turun 9,32% ke Rp214.
3 saham yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan volume adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC). Ketiga saham ini menjadi fokus utama investor di tengah tingginya minat beli dan jual.
Penguatan IHSG hari ini sejalan dengan optimisme pasar terhadap rilis data ekonomi terbaru yang menunjukkan stabilitas perekonomian domestik. Selain itu, arus masuk dana asing turut menjadi faktor pendukung penguatan indeks.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









