Biaya Jasa Dokter Kian Mahal, IFG Gencarkan Literasi Asuransi

AKURAT.CO Pelayanan kesehatan di masa depan diprediksi akan mengalami perubahan signifikan, terutama dari sisi biaya jasa dokter.
Menurut Sekretaris Perusahaan Indonesia Financial Group (IFG), Oktarina Dwidya Sistha, peningkatan biaya tenaga kerja dokter akan menjadi komponen terbesar dalam pengeluaran sektor kesehatan. Dalam paparannya di acara IFG International Conference, ia menegaskan bahwa proporsi biaya obat-obatan semakin kecil dibandingkan dengan biaya jasa dokter.
"Karena pada tingkat yang lebih maju dan tingkat yang lebih spesifik, labor cost buat dokter itu yang paling besar. Relatif terhadap total expenditure, nilai obat makin kecil karena labor cost si dokter itu tidak bisa digantikan oleh mesin," jelas Oktarina di Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Baca Juga: IFG Life Fokus Garap Bisnis Korporasi dan Bancassurance di 2024
Pada sesi tersebut, Oktarina juga memberikan gambaran terkait IFG International Conference yang diadakan dengan tujuan meningkatkan literasi asuransi di kalangan masyarakat. Menurutnya, IFG hadir sebagai wadah untuk memberikan edukasi terkait pentingnya asuransi, terutama di sektor kesehatan yang semakin membutuhkan biaya besar.
"Salah satu misi IFG adalah meningkatkan literasi keuangan, terutama untuk industri asuransi di Indonesia. Kami berharap masyarakat semakin paham tentang pentingnya asuransi dalam menjamin kebutuhan finansial di masa depan, terutama dalam bidang kesehatan," ujar Oktarina.
IFG sendiri merupakan Holding Asuransi Penjaminan dan Investasi yang didirikan pada tahun 2020. Dalam perjalanan empat tahunnya, IFG terus berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola, sumber daya manusia, dan meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat.
Melalui konferensi internasional ini, IFG berharap dapat mendukung penuh program pemerintah dalam meningkatkan literasi asuransi. "Dengan adanya konferensi seperti ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa IFG berkomitmen penuh mendukung program literasi asuransi di Indonesia," tukas Oktarina.
Dengan keahlian dokter yang diprediksi semakin mahal di masa depan, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri melalui perlindungan asuransi yang tepat agar mampu menghadapi biaya kesehatan yang meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









