Bikin Dana IPO Nganggur, Bukalapak (BUKA) Disemprot OJK

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengingatkan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) agar segera memanfaatkan dana hasil penawaran umum perdana (IPO). Diketahui, emiten yang beroperasi di sektor e-commerce ini masih menyimpan sisa dana hasil IPO dalam bentuk deposito dan surat utang.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, OJK telah mengirimkan beberapa surat kepada manajemen BUKA agar segera menggunakan dana hasil IPO.
“Perseroan menyampaikan bahwa seluruh dana akan direalisasikan sesuai dengan rencana yang telah dimuat dalam prospektus IPO saham, yaitu selambat-lambatnya pada 31 Desember 2025,” kata Inarno dikutip Selasa (10/10/2024).
Baca Juga: Marak Penipuan Online Mengatasnamakan Bukalapak, Manajemen Buka Suara
Bukalapak sendiri resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp21,9 triliun dari IPO. Dalam prospektusnya, perusahaan menyatakan bahwa semua dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja. Namun, hingga kini masih tersisa Rp9 triliun yang ditempatkan pada surat utang dan deposito.
Berdasarkan prospektus IPO, dana hasil penawaran umum perdana saham BUKA diharapkan sebanyak 66% digunakan untuk modal kerja perusahaan, sementara sisanya diperuntukkan bagi modal kerja entitas anak.
Sementara itu, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Desember 2021, terjadi perubahan rencana penggunaan dana, di mana 33% dialokasikan untuk modal kerja BUKA, 34% untuk modal kerja entitas anak, dan 33% untuk pertumbuhan usaha BUKA dan/atau entitas anak, baik yang sudah ada maupun yang akan dibentuk.
Per 30 Juni 2024, sisa dana yang belum digunakan tercatat sekitar Rp9,8 triliun, dengan penempatan dana yang belum direalisasikan sekitar Rp900 miliar dalam bentuk deposito dan giro, serta sekitar Rp8,9 triliun yang ditempatkan pada obligasi pemerintah.
Dari lantai bursa, pada perdagangan berjalan hari ini pukul 14.20 WIB, bergerak melemah 0,88% ke level Rp114 per saham. Sementara itu, saham BUKA sepanjang tahun inim, juga terpantau melemah 45,19%.
Dari aspek kinerja, pada paruh pertama tahun ini, Bukalapak berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp2,41 triliun hingga Juni 2024, meningkat 10,61% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,18 triliun.
Pendapatan dari segmen online to offline (O2O) berkontribusi sebesar Rp1,2 triliun, dengan pertumbuhan 16,78% secara tahunan (YoY), sementara segmen marketplace juga menyumbang Rp1,2 triliun, naik sebesar 6,01% YoY.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan BUKA juga meningkat 19,63% YoY menjadi Rp1,95 triliun. Meski demikian, beberapa pos beban Bukalapak lainnya mengalami penurunan.
Misalnya, beban penjualan dan pemasaran turun 45,67% YoY menjadi Rp1,95 triliun, sedangkan beban umum dan administrasi menyusut 26,63% secara tahunan menjadi Rp175,06 miliar.
Dengan demikian, rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Bukalapak mencapai Rp751,9 miliar, lebih buruk dibandingkan posisi per Juni 2023 yang tercatat sebesar minus Rp389,27 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









