AKURAT.CO Menjadi seorang anak kost saat merantau di negeri orang, tak jarang kita merasakan kesulitan dalam mengelola keuangan. Bahkan terkadang, gaji ataupun uang saku yang baru saja diterima tak terasa sudah menipis kembali di awal bulan.
Banyak pengeluaran anak kost yang mungkin kedengarannya wajar. Padahal, anak kost membutuhkan uang yang cukup banyak seperti untuk membeli peralatan sehari-hari, makan, pulsa, membayar jasa cuci pakaian dan masih banyak lagi. Hal tersebut akan sangat sulit apabila kita tidak bisa mengatur keuangan dengan benar.
Tips berhemat untuk anak kost
1. Membuat skala prioritas keuangan
Anda dapat mencatat beberapa barang yang dirasa penting dan dibutuhkan. Belilah barang-barang tersebut saat Anda masih memegang uang yang banyak. Utamakan kebutuhan bukan keinginan.
2. Sesuaikan gaya hidup dengan kantong
Istilah BPJS atau "budget pas-pasan jiwa sosialita" yang sering kita dengar dikalangan kaum anak milenial adalah salah satu sikap yang buruk dan mempersulit diri kita sendiri. Coba mengontrol diri untuk bersikap dan bergaya apa adanya sesuai dengan isi dompet, singkirkan ego dan keinginan yang selalu ingin up-to-date.
3. Lakukan pekerjaan rumah sendiri
Saat menjadi anak kost, sangat wajar apabila kita belajar untuk lebih mandiri, seperti memasak ataupun mencuci baju sendiri. Dengan mencuci dan memasak sendiri kamu dapat melakukan penghematan uang yang cukup signifikan.
Jika dirasa terlalu berat untuk mencuci baju sendiri, kamu dapat mencuci pakaian dalam jumlah yang sedikit demi sedikit. Misalnya saat mandi, Anda dapat langsung mencuci pakaian yang sebelumnya sudah dikenakan. Memasak sendiri dengan menu yang simpel ala anak kost juga akan menghemat pengeluaranmu.
4. Catat setiap transaksi seperti pengeluaran atau pemasukan
Mencatat jumlah pemasukan dan jumlah pengeluaran akan membantu kamu membatasi pengeluaran. Dengan catatan tersebut, kamu akan mampu mengetahui apa saja yang telah kamu beli dan seberapa banyak pengeluaran yang dikeluarkan. Kamu juga akan lebih bijak dalam mengeluarkan uang.
5. Menabung
Usahakan untuk tetap menabung walaupun jumlahnya tidak banyak. Manfaatnya tentu saja tidak akan secara langsung dapat kita rasakan, namun uang yang terkumpul tersebut dapat digunakan nanti apabila sedang dalam kondisi yang terdesak. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar





