Akurat Logo

Krisis Ekonomi Argentina Buat Masyarakat Terdampak Signifikan

Ainur Rahman | 11 Oktober 2022, 22:55 WIB
Krisis Ekonomi Argentina Buat Masyarakat Terdampak Signifikan

AKURAT.CO Krisis Ekonomi yang terjadi di Argentina saat ini memberikan pengaruh signifikan terhadap kehidupan masyarakatnya lantaran inflasi yang begitu tinggi.

Salah satunya dialami oleh fotografer asal Argentina,Irina Werning menyampaikan bahwa inflasi yang semakin meroket membuat ilmu ekonominya selalu dipakai untuk bertahan hidup.

"Saya pikir saya tidak akan pernah menggunakan gelar saya, tetapi saya kembali ke Argentina dari Inggris dan menggunakannya setiap hari, setiap saat," katanya kepada The Guardian, Selasa (11/10/2022).

Ketika kita melihat ekonomi saat ini, lanjutnya, ada banyak sekali jumlah pekerjaan kosong yang sangat tinggi hal ini menjadi sinyal tersendiri bahwa ada ruang untuk memperlambat ekonomi, tanpa banyak orang kehilangan pekerjaan," jelasnya.

Mayoritas krisis perekonomian suatu negara selalu dipicu oleh utang berlebihan, itu juga yang sedang dialami Argentina. Negeri yang tengah porak poranda ekonominya ini memiliki total utang setara lebih dari Rp515 ribu triliun bila di rupiahkan dengan kurs Rp15.290 per dolar Amerika Serikat.

Rincian utangnya tersebar dalam beberapa denominasi, dengan mayoritas dalam mata uang dolar Amerika Seriktar sebesar USD29,4 triliun atau setara 60,9% dari total utang. Data dari Refinitiv juga menunjukkan utang dalam mata uang lokal sebesar ARS13,3 triliun (27,56%) dan EUR4,3 triliun (8,93%). Ketiga denominasi itu mencakup 97,39% dari total utang Argentina.

Jumlah utang jumbo Argentina itu membuat rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) mereka mencapai 80.5% pada 2021. Pada tahun yang sama, rasio utang Indonesia hanya 35% terhadap PDB.

Sementara itu, kinerja ekspor negara penghasil gandum ini terus menerus jeblok, sehingga tak bisa mengimbangi kebutuhannya akan dolar AS yang tinggi, baik untuk membayar utang maupun impor kebutuhan dalam negeri.

Data Institut Nasional Statistik dan Sensus Argentina (Instituto Nacional de Estadística y Censos/INDEC) menunjukkan neraca dagang defisit USD300 juta pada Agustus. Ini masih terbilang membaik, dari defisit USD437 juta pada Juli.

Pelemahan permintaan dunia membuat ekspor mereka tertekan secara tahunan hingga 6.9% pada Agustus, sementara nilai impor justru mengingkat 36.2%. Terutama akibat ketergantungan yang tinggi pada bahan bakar dan pelumas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.