AKURAT.CO Bank Syariah Indonesia (BSI) membangun water station untuk IPB University dalam rangka mendukung dan mengimplementasikan program Green Campus sesuai visi IPB.
Water station ini berada di tiga titik yaitu di Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian dan Perpustakaan LSI yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum para civitas akademika IPB.
“Kami berharap para civitas akademika IPB sebagai agen kebaikan dapat bergerak, berinovasi melalui penelitian-penelitian terbaiknya sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna di Jakarta, Senin (10/5/2021).
Anton menyatakan water station di lingkungan kampus menjadi salah satu fokus BSI untuk mendukung program pemerintah yakni Sustainable Development Goals (SDGs).
Ia menuturkan dukungan ini merupakan salah satu program keuangan berkelanjutan perseroan sebagai aksi mengurangi dampak penggunaan plastik kemasan sekali pakai air mineral yang berdampak pada lingkungan.
Tak hanya itu, gerakan ini turut bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan baik dalam mengkonsumsi air serta menciptakan pelestarian lingkungan sesuai tujuan syariah yaitu menjaga alam dan lingkungan hidup menjadi seimbang.
“Alokasi dana yang dikucurkan pada tahap pertama ini mencapai Rp300 juta,” ujarnya.
Sekretaris IPB University Aceng Hidayat menambahkan, IPB University sangat berkomitmen mewujudkan Green Campus pada 2030 sehingga sinergi ini menjadi spirit awal untuk berinovasi melalui karya-karya yang diciptakan para civitas akademika IPB.
“Tentunya dengan kualitas fisik yang sehat salah satunya melalui ketersediaan fasilitas water station untuk menjaga kesehatan bagi civitas,” katanya.
Pada kesempatan ini BSI juga bekerjasama dengan LAZ BSMU untuk menyerahkan beasiswa kepada 40 mahasiswa berprestasi yang terdampak Covid-19 senilai total Rp200 juta.
Sebagai informasi, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan laba bersih Rp742 miliar pada triwulan 1 2021, naik 12.85% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp657 miliar. Kenaikan kinerja triwulan 1 2021 didorong oleh kenaikan pendapatan margin dan bagi hasil sampai triwulan 1 2021 sebesar 5,16% secara year on year (yoy).
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan kenaikan Laba ini didorong oleh ekspansi Pembiayaan dan kenaikan Dana Murah yang optimal sehingga cost of fund atau biaya dana bagian dari keuntungan bank menjadi lebih besar.
“Untuk meningkatkan kinerja, pada tahun ini BSI fokus ke empat hal diantaranya mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan sustain, memanage efisiensi, akselerasi kapabilitas digital dan integrasi operasional pasca merger,” kata Hery dalam konferensi pers, Kamis (5/5/2021).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK



