IHSG Berpeluang Menguat ke 8.450, Saham ASII hingga ISAT Patut Dilirik
Hefriday | 10 November 2025, 08:03 WIB

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren penguatan pada awal pekan dan berpotensi menguji level 8.400–8.450 pada perdagangan Senin (10/11/2025).
Dikutip dari berbagai sumber, Senin (10/11/2025) berdasarkan analisis teknikal, level resistance IHSG berada di posisi 8.450, sedangkan support berada di kisaran 8.200 dan pivot di level 8.300.
Pada penutupan sesi perdagangan Jumat (7/11/2025), IHSG naik 0,69% ke level 8.394,5, sekaligus mencetak rekor tertinggi baru sepanjang sejarah.
Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya likuiditas pasar, perbaikan data cadangan devisa Oktober yang mencapai USD149,9 miliar, serta penguatan nilai tukar rupiah yang ditutup di level Rp16.690 per USD.
Baca Juga: Bos BEI Optimistis IHSG Tembus 9.000 di 2026
Phintraco Sekuritas mencatat IHSG telah menguat 2,83% sepanjang sepekan. Secara teknikal, grafik mingguan masih menunjukkan potensi bullish dalam jangka menengah hingga panjang, meskipun grafik harian mengindikasikan IHSG berada di area jenuh beli sehingga rentan mengalami koreksi ringan dalam waktu dekat.
Kendati demikian, indikator bollinger bands menampilkan momentum bullish yang kuat dengan pelebaran band yang menandakan meningkatnya volatilitas pasar.
Selama IHSG mampu bertahan di area 8.250–8.300, peluang kenaikan menuju level 8.400–8.450 masih terbuka. Memasuki awal pekan, Phintraco Sekuritas menilai sejumlah saham seperti WIFI, ASII, ADRO, TOBA, BRPT, dan ARTO layak diperhatikan.
Sementara itu, KB Valbury Sekuritas memberikan fokus khusus pada strategi trading untuk beberapa saham besar, dari ASII hingga ISAT. Untuk saham ASII, investor direkomendasikan melakukan trading buy dengan target harga 6.600 dan area masuk di 6.350–6.425, serta stop loss di 6.100.
Saham BRIS direkomendasikan dibeli pada level 2.480–2.510 dengan target 2.570, sedangkan BBNI disarankan masuk pada 4.440–4.500 dengan target 4.540.
Adapun KLBF memiliki kisaran beli 1.220–1.265 dan target 1.340, sementara INTP direkomendasikan masuk di area 6.550–6.675 dengan target 6.800. Untuk ISAT, KB Valbury menetapkan strategi trading buy dengan kisaran masuk 2.030–2.150 dan target harga 2.220.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta









