Menkeu Purbaya Siap Sidak Coretax Demi Transparansi Pajak

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan akan turun langsung ke lapangan untuk memantau penerapan sistem administrasi perpajakan berbasis digital, Coretax System.
Langkah tersebut diambil setelah menerima sejumlah laporan berbeda antara internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan pengalaman wajib pajak.
Selama ini, Purbaya mengaku hanya menerima laporan dari jajaran DJP yang menyebut Coretax berjalan baik dan stabil. Namun, ia menilai perlu melakukan pengecekan langsung agar mendapatkan gambaran riil.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Optimalkan Pajak Lebih Efisien Ketimbang Membentuk BPN
“Kesiapannya seperti apa di dalam, kalau menurut mereka bagus-bagus terus. Mereka ngibulin saya kayaknya. Nanti akan saya cek, karena belum sempat sidak soal Coretax,” ujar Purbaya di Jakarta.
Menurutnya, laporan internal kerap berbeda dengan keluhan masyarakat. Beberapa wajib pajak masih mengeluhkan proses administrasi yang lambat, meskipun DJP menilai sistem sudah stabil.
Sebelumnya, dalam kunjungan ke layanan pengaduan Kring Pajak, Purbaya bahkan sempat mencoba langsung layanan Coretax. Dirinya menanyakan prosedur pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang kini wajib melalui platform tersebut.
Momen tersebut pun sempat direkam dan diunggah akun resmi TikTok DJP, memperlihatkan bagaimana Menteri Keuangan menguji sendiri kualitas pelayanan.
Langkah tersebut dipandang sebagai upaya memperkuat transparansi sekaligus memastikan pelayanan pajak sesuai dengan prinsip akuntabilitas publik. Sidak langsung dinilai penting agar kebijakan digitalisasi pajak benar-benar memberi manfaat bagi wajib pajak, bukan sekadar laporan internal.
Baca Juga: Misbakhun: Publik Perlu Beri Waktu Menkeu Purbaya Bekerja
Ke depan, Purbaya menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap Coretax agar sistem ini bisa menjawab tantangan administrasi perpajakan modern.
“Kalau kata orang pajak sudah bagus, tapi kalau masyarakat bilang masih lama, itu harus jadi perhatian,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR







