RUPST, Bukalapak Angkat Adi Wardhana Sariaatmadja Jadi Komut Gantikan Bambang Brodjonegoro

AKURAT.CO PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengangkat R.D. Adi Wardhana Sariaatmadja sebagai Komisaris Utama menggantikan Bambang Brodjonegoro.
Pengangkatan ini mendapat restu pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (26/5/2025) siang di Metropolitan Tower, Cilandak, Jakarta Selatan.
Sebelumnya pada Kamis, 13 Maret 2025 Bambang Brodjonegoro telah terlebih dahulu mengundurkan diri. Menurut Sekretaris Perusahaan BUKA, Cut Fika Lutfi, sehubungan dengan penunjukannya sebagai sebagai dekan Asian Development Bank Institute (ADBI), di Tokyo, Jepang.
“Pengunduran diri ini sehubungan dengan penunjukan/pelantikan Bapak Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro S.E., M.U.P., Ph.D sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (ADBI),” ujar Fika, dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (29/5/2025).
Baca Juga: Bikin Dana IPO Nganggur, Bukalapak (BUKA) Disemprot OJK
Asal tahu, Adi Wardhana merupakan anak bos Emtek Group, Eddy Kusnadi Sariaatmadja. Jebolan Bachelor of Commerce dari University of Sydney tahun 2005 ini kini menduduki jabatan Komisaris Utama PT Surya Citra Media Tbk (SCTV dan Indosiar).
Dengan demikian, susuan Dewan Komisaris BUKA terkini adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama: R.D. Adi Wardhana Sariaatmadja
- Komisaris Independen : Dra. Zannuba Arifah CH.R
- Komisaris: Jay Geoffrey Wacher
Selain merombak jajaran komisaris, RUPST BUKA juga menyetujui untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Kemudian, manajemen juga memaparkan penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) perseroan. Dari total dana Rp21,3 triliun, telah terealisasi Rp11,9 triliun per 31 Desember 2024.
Rinciannya, Rp6,9 triliun untuk modal kerja perseroan, Rp1,14 triliun untuk modal kerja PT Buka Mitra Indonesia, Rp16,9 miliar untuk modal kerja PT Buka Usaha Indonesia dan Rp35,6 miliar untuk modal kerja PT Buka Pengadaan Indonesia.
Kemudian Rp1,05 miliar untuk modal kerja Bukalapak Pte. Ltd, Rp1,25 miliar untuk modal kerja PT Five Jack dan Rp3,98 triliun untuk pertumbuhan dan/atau pengembangan usaha perseroan dan entitas anak dan modal kerja entitas anak selain yang sudah disebutkan.
Sisanya Rp9,3 triliun ditempatkan dalam rekening perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan rencananya akan dialokasikan untuk modal kerja, pembelian aset, joint venture, dan investasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji









