Bank Mandiri Bukukan Pertumbuhan Kredit 16,5%, Digitalisasi Jadi Mesin Baru

AKURAT.CO Di tengah perlambatan ekonomi nasional kuartal I 2025, Bank Mandiri mencatatkan kinerja solid dengan pertumbuhan kredit konsolidasi mencapai Rp1.672 triliun atau naik 16,5% yoy.
Fokus pembiayaan diarahkan ke sektor konstruksi, energi, makanan dan minuman, serta industri padat karya yang resilien.
Menurut Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, transformasi digital menjadi kunci utama pertumbuhan.
Baca Juga: Bank Mandiri: Konsumsi Tetap Kuat, Inflasi Terkendali Jadi Modal RI Hadapi 2025
Hingga Maret 2025, pengguna Livin’ by Mandiri telah menembus 30,7 juta dengan total nilai transaksi mencapai Rp1.070 triliun, naik 16% yoy.
“Kami juga mencatat Kopra by Mandiri menyumbang nilai transaksi Rp6.000 triliun dengan pertumbuhan 23% yoy. Ini menunjukkan bagaimana strategi digital mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan global,” ujar Andry.
Secara keseluruhan, total volume transaksi digital Bank Mandiri mencapai Rp7.066 triliun atau naik 21,9% yoy. Efisiensi operasional turut meningkat, tercermin dari rasio Cost to Income (CIR) yang terjaga di angka 38,2%.
Baca Juga: Bank Mandiri Turunkan Proyeksi Ekonomi 2025, Sinyal Awal Lesunya Investasi Pasca Pemilu
Rasio kredit bermasalah (NPL) juga tetap terkendali di level 1,01%, dengan Cost of Credit (CoC) turun menjadi 0,71%. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,2% menjadi Rp1.748 triliun, dengan komposisi CASA sebesar 77,1% secara bank only.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







