AFPI Andalkan Kecerdasan Buatan, Tangkal Penipuan Pinjaman Daring

AKURAT.CO Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mulai mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk menekan praktik penipuan dan penyalahgunaan data dalam ekosistem layanan pinjaman daring (pindar).
Ketua Umum AFPI, Entjik S Djafar mengungkapkan bahwa penipuan dan fraud masih menjadi tantangan utama dalam industri layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau LPBBTI.
Untuk itu, pihaknya kini menyiapkan berbagai langkah berbasis AI guna melindungi data dan memperkuat sistem keamanan.
“Kami menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah terjadinya penipuan dan fraud dengan memanfaatkan teknologi AI,” ujar Entjik dalam keterangan di Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Baca Juga: UKU - AFPI Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Fintech Peer-to-Peer Lending
Beberapa teknologi yang dimaksud, antara lain verifikasi wajah secara real time, biometrik, serta kriptografi untuk menghindari manipulasi dan penyalahgunaan data identitas.
Teknologi ini juga digunakan untuk menilai risiko kredit, akuisisi nasabah, hingga mengelola interaksi melalui chatbot pintar.
AFPI menilai AI sebagai solusi jangka panjang yang bisa mengurangi risiko fraud, sekaligus memperluas akses layanan keuangan berbasis teknologi.
“Pemanfaatan AI akan menjadi tulang punggung pertumbuhan fintech yang sehat dan aman ke depan,” jelasnya.
Baca Juga: AFPI Beberkan Sebab AdaKami Kenakan Bunga 0,4 Persen Per Hari
AFPI juga berupaya memastikan bahwa integrasi teknologi ini selaras dengan kepentingan konsumen dan mendukung arahan regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









