UKU - AFPI Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Fintech Peer-to-Peer Lending

AKURAT.CO - Dalam mendukung bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2024, PT Teknologi Merlin Sejahtera (UKU), platform pinjaman fintech yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap solusi fintech lending.
Mengutip data dari OJK, World Bank dan Ernst and Young pada tahun 2023, AFPI mencatat bahwa masih terdapat sejumlah besar masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses ke kredit, termasuk 46,6 juta UMKM yang belum terbanked. Terdapat juga kebutuhan pembiayaan yang belum terpenuhi, mencapai triliunan rupiah.
"Bersama AFPI, kami ingin lebih memberikan wawasan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial melalui solusi fintech lending khususnya dalam menavigasi kebutuhan di bulan Ramadhan dan Lebaran," ujar Tony Jackson selaku Chief Executive Officer UKU, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Jumat (22/3/2024).
Untuk memudahkan proses pinjaman, UKU telah menyediakan langkah-langkah sederhana seperti mengunduh aplikasi, mengisi informasi pribadi dan proses pencairan dana yang cepat. Fitur UKU didukung oleh antarmuka pengguna yang intuitif dan telah mendapat sertifikasi ISO 27001 untuk melindungi data.
Dalam mengomentari hal ini, Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, menekankan pentingnya edukasi literasi keuangan bagi masyarakat untuk membuat keputusan yang cerdas dalam memanfaatkan solusi fintech lending. Ia juga berharap agar dukungan media terhadap industri fintech lending dapat terus berlanjut.
Melihat kondisi lanskap fintech pada Januari 2024, OJK mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah pengguna dan jumlah pinjaman yang terdistribusi, menunjukkan pentingnya industri fintech lending yang legal dalam menciptakan persaingan yang sehat dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Dukungan sinergis dari media diharapkan dapat membantu memperkuat pemahaman masyarakat tentang solusi fintech peer-to-peer lending, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor industri terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








